[Recap Singkat] Full House Versi Thailand Episode 3-4

=EPISODE 3=
Kebohongan Aom Am



Aom Am bersedih, apa yang harus dilakukannya di kota sebesar ini? Bagaimana caranya dia bisa membayar biaya kamar dan kembali ke Thailand? 

Mike terkejut ketika melihat gadis berambut gelombang masuk ke dalam kamarnya. Gadis tersebut adalah gadis yang sudah membuat hidupnya menjadi kacau selama beberapa jam di dalam pesawat.
Aom Am : Khun (kamu)...khun (kamu)...aku mencuci dan mengembalikan kaosmu.
Mike : (baru saja selesai menelepon) No.1 Aku tidak main-main dengan FC (fanclub), no.2… Kamu bukan tipeku dari sudut manapun.
Aom Am : Apa kamu selesai?... Apa masalahmu? No.1 Aku sudah pasti bukan FC mu, no. 2… Kamu bukan tipeku dari sudut manapun. Apa kamu jelas? P.S. Aku tidak pernah mendengarkan musikmu. Aku bahkan tidak tahu kamu.
Mike menyuruh Aom Am segera pergi karena tidak ada lagi hal yang perlu mereka perbincangkan. Aom Am tentu saja menolak dengan halus dan setelah berbasa basi singkat, Aom Am mengutarakan keinginannya ingin meminjam uang Mike terlebih mereka berasal dari negeri yang sama. Mike tentu saja tertawa setengah mati, bagaimana bisa gadis asing dihadapannya ini ingin meminjam uang kepadanya?
Aom Am : Aku tidak memberitahumu untuk memberiku uang, aku memberitahumu kalau aku butuh pertolongan. Seseorang menipuku…. Kamu satu-satunya orang Thailand yang aku tahu (memohon)

Aom Am kesal bukan main. Mike, artis sombong itu mengusirnya dan tidak mau membantunya sama sekali .
Aom Am : (kesal) Tuan Bulu Mata Palsu! Jika aku tidak dalam masalah, aku tidak akan memohon kamu. Jika aku dirumahku lagi, aku akan usir kamu dari rumahku, membuatmu memuntahkan semua makananku. Aku akan membuatmu tersedak semuanya.
Aom Am tak tinggal diam, dirinya memiliki sebuah ide. Berbekal sebuah kamera miliknya, Aom Am menunjukkan wajah seseorang yang sudah menipunya. Mike tentu saja sedikit terkejut, pria yang berada dalam foto bersama gadis bergelombang disampingnya adalah Guy, sahabatnya… mana mungkin? Aom Am dengan sedikit mendramatisir menjelaskan jika dirinya dan Guy akan menikah tapi Guy meninggalkannya seorang diri di kota sebesar ini tanpa uang sepeserpun. Aom Am bahkan berpura-pura menangis agar Mike mempercayainya dan sepertinya berhasil.
Mike memberikan Aom Am uang dan meminta Aom Am menandatangani sebuah kontrak agar jangan pernah mengganggu Guy lagi. Mike bahkan meminta Aom Am menuliskan nomor teleponnya.
Aom Am : Maafkan aku karena berbohong padamu, Khun Suptar (superstar). Ketika aku kembali, aku akan segera membayarmu kemballi.
Aom Am menggunakan pakaian jaman Joseon dan kembali berjalan-jalan mengelilingi Kota Seoul

Aom Am : Helo, Oum... Ini Am, adikmu. Apa kamu ingat? Kamu lebih baik menyiapkan jawabanmu untukku… Jika tidak, kamu akan mati! Aku bisa pulang ke rumah sekarang.
Sesampainya di Thailand
Aom Am terkejut ketika mendapati kondisi rumahnya dalam keadaan berantakan. Buku miliknya berserakan dimana-mana dan juga beberapa perabot di rumahnya sudah tidak ada. Aom Am kembali menghubungi Oum namun Oum lagi-lagi tak mengangkat Hpnya. Aom Am juga mencoba menghubungi teman-teman Oum namun tidak ada seorang pun yang mengetahui keberadaannya. 
Keesokan harinya
Aom Am mendatangi perusahaan tempat Pao bekerja namun pihak perusahaan mengatakan jika Pao sudah berhenti bekerja beberapa hari yang lalu. Dari yang diketahuinya, Pao akan membeli rumah baru karena istrinya sedang hamil. Istri? Siapa? Oum jawab pihak perusahaan
Aom Am bersedih karena Oum meninggalkannya tanpa memberitahukan alasan kepergiannya… 

Aom Am terkejut ketika terbangun di pagi hari, 5 pasang mata tengah menatapnya dengan lekat… sontak saja Aom Am berteriak dan berhasil membuat ke 5 orang tersebut ikut berteriak. Keterkejutan Aom Am tak hanya sampai disitu, salah seorang dari 5 pria tadi memberitahukan jika rumah yang ditempati Aom Am sekarang sudah dijual dan yang sudah menjualnya adalah Oum, kakaknya.
Pria tersebut memberi Aom Am tenggang waktu seminggu untuk mencari tempat baru, setelah itu Aom Am harus pergi karena pemilik rumah yang baru akan segera pindah. Aom Am tentu saja panik terlebih beberapa barang miliknya yang masih tersisa akan segera dibawa pergi termasuk piano milik Ayahnya. Aom Am mencoba segala cara untuk menghalanginya namun tidak ada yang bisa dilakukannya…
Aom Am : Ayah, maafkan aku 

Aom Am main kucing-kucingan dengan pihak developer rumahnya, waktu yang diberikan kepada Aom Am sudah habis.

Mike mengunjungi Mintra sekembalinya dari Korea… Mike mengajak Mintra makan malam bersama tetapi Mintra menolaknya. Namun saat Guy menelepon dan mengajak Mintra makan malam bersama besok, Mintra dengan cepat mengiyakannya dan mengajak Mike untuk ikut serta saja dengannya dan juga Guy besok. Mike tentu saja kesal melihat sikap Mintra, terlebih ketika Mintra meneleponnya dan memintanya datang hanya untuk mencoba pakaian yang akan diberikannya pada Guy. Maklum, postur tubuh Mike dan Guy tak berbeda jauh…
Pada akhirnya, Mike memiliki sebuah ide briliiant dan mungkin saja akan membuat Guy akan terlihat buruk di mata Mintra…. Mike melihat foto surat kontrak yang sudah dibuatnya dengan gadis bernama Aom Am dan memutuskan untuk meneleponnya
Mike : Halo. Aku bisa berbicara dengan Aom-Am.
Aom Am : Siapa ini?
Mike : Kreditormu dari Korea. Aku punya sesuatu untuk dibicarakan padamu, apa kamu punya waktu? Aku akan ada di Sukhumvit sekitar satu jam lagi,aku tunggu kamu disana. Aku akan beritahu kamu dimana 


Tolong jangan biarkan dia tahu yang sebenarnya. Jika tidak aku akan masuk penjara.




=EPISODE 4=
Ayah, apa yang harus kulakukan?




Aom Am menunggu Mike di tempat yang telah dijanjikan. Beberapa menit kemudian, sebuah mobil berwarna putih berhenti di depannya. Pemilik mobil tersebut menyuruh Aom Am untuk masuk ke dalam mobil.
Mike : Ahh, kamu harus makan malam denganku malam ini.
Aom Am : Hah? Apakah kamu tidak akan bertanya padaku dulu jika aku bersedia? Ah, apa kamu menggodaku?
Mike : Omong kosong! Kebetulan ada sesuatu yang hanya kamu yang bisa menangani itu. Itu rumit. Singkatnya kamu hanya harus pergi makan malam denganku malam ini. Mengerti? Pergilah cari gaun yang cantik. Pastikan untuk memberiku resinya. Ahh, sisanya itu tips, anggap saja itu sebagai ongkos jalan.
Aom Am : Kamu tidak bisa memerintahku dan memberi uangmu. Kamu setidaknya harus bertanya apakah aku bersedia.
Mike : Ahh, apa kamu oke? Apa kamu bersedia? Bisakah kamu pergi? Kamu tidak menjawab. Itu artinya kamu oke. Temui aku disini nanti malam. Silahkan pergi.
Aom Am tersenyum senang, walaupun pada awalnya dirinya menolaknya tapi pada akhirnya mau tak mau Aom Am setuju… dibelikan baju gratis, siapa yang tak menginginkannya? 
Malam harinya
Mike terkesima melihat sosok gadis yang berdiri di hadapannya sekarang… gadis tersebut berubah 180 derajat dari yang dijumpainya tadi sore. Seolah itik buruk rupa yang telah menjelma menjadi angsa yang cantik…
Aom Am : Aku nampak cantik bukan?
Mike : Berhentilah bermimpi! Masuk kedalam mobil.
Aom Am : (memberikan struk belanjaan) Resinya,sisanya itu tips.
Mike mengemudikan mobilnya menuju sebuah restoran… Aom Am tentu saja penasaran, apa yang harus dilakukannya nanti dan dengan siapa mereka akan bertemu nanti? Mike meminta Aom Am untuk tenang, semua jawaban atas pertanyaan Aom Am akan diketahuinya nanti.
Seorang pria dan wanita tiba di restoran… sang pria seketika mengenali sosok gadis yang sedang duduk disamping Mike, sahabatnya. Bukankah dia Aom Am, si pemimpi? Guy menyapa Aom Am dan sontak saja membuat Aom Am terkejut bukan main… Aom Am berusaha terlihat tenang dalam menghadapi kondisi terjepit ini dan membalas sapaan Guy. 
Melihat ekspresi Guy yang tak terkejut dan sebaliknya Aom Am yang terkejut membuat Mike kesal, dirinya sudah ditipu mentah-mentah oleh gadis pendek ini.
Di sela-sela makan, Mike mengirimkan pesan singkat pada Aom Am
Mike : Artis penipu!
Aom Am : Aku bukan artis penipu. Aku bersumpah.
Mike : Kamu manusia tidak berguna.
Aom Am : Heyyy...Tolong mengerti aku telah ditipu.
Seusai makan dan berpamitan dengan Guy-Mintra, Mike menarik paksa Aom Am menuju tempat parkiran… 
Aom Am : (mencoba melepaskan diri dari cengkaraman tangan Mike) Kemana kamu membawaku?
Mike : Ke kantor polisi!
Aom Am : (terkejut) Tenang, tolong tenang dulu. Aku sudah ditipu.
Mike : Itu sempurna. Kamu ditipu dan aku dibodohi. Kita pergi ke kantor polisi dan melapor sama-sama. Bagaimana? (tak percaya)
Aom Am : Tunggu, biar aku jelaskan.
Mike : Kamu tidak harus menjelaskan apa-apa. Sungguh, berapa kali kamu telah melakukan ini?
Aom Am : Aku bukan artis penipu
Mike : jika kamu bukan artis penipu, artis penipu tidak melakukan ini. Ini namanya "ibu dari semua artis penipu."
Aom Am : Kakakku menipuku untuk pergi ke Korea. Kamu mungkin tidak mengerti, aku bahkan tidak tahu kemana dia menghilang. Aku kembali dari Korea dan aku bahkan tidak punya rumah untuk tinggal.
Mike : Kamu ditipu oleh kakakmu dan tidak punya rumah untuk tinggal. Over! Ini tidak membuat percaya drama.
Aom Am : Aku mengatakan yang sebenarnya.
Mike : Aku juga mengatakan yang sebenarnya, aku akan melaporkanmu dan aku tidak berbohong pada siapapun.
Aom Am : Melapor apa? Bahwa kamu membayarku untuk tidak mengganggu temanmu. Kamu menulis kontrak dan menandatanganinya sendiri. Aku juga menandatanganinya, kita setuju tentang itu. Kamulah orang yang memberiku uang, itu tawaranmu. Kamu memberitahuku untuk tidak mengganggu temanmu, tapi kamulah yang menyeret temanmu untuk bertemu aku. Ini membingungkan. Bukan? Jika kamu ingin melapor, silahkan. Aku tidak akan menyerah, pergilah melapor.
Mike : Pembohong!
Aom Am : Apa yang kamu ingin aku lakukan? Aku memberitahumu yang sebenarnya tapi kamu menolak mempercayaiku. Meskipun jika aku salah, fakta bahwa kakakku menipuku itu tetap fakta. Akhirnya, aku salah dalam segala hal. Aku salah hingga batas tertentu. Bagian dimana aku tidak bersalah, aku akan berjuang sampai akhir. Lihat saja! Jika fanclubmu tahu kamu memilih wanita tidak berdaya seperti aku, bagaimana kamu pikir mereka akan rasakan? Aku akan mengatakan semuanya! Gentleman! Man! Penyanyi hebat menipu semua orang bahwa dia orang adalah orang yang baik. Sebenarnya kamu itu kasar, tidak bersimpati, bermulut kasar, pembohong, pengkhianat, artis penipu yang tidak cukup untuk menggambarkanmu.
Mike : Hentikan! Hentikan! Hentikan! Hentikan segera! Kamu yang salah dan tetap berani berdebat terus-terusan. Aku tahu. Kamu pikir hanya karena aku idola umum, kamu ingin mengambiil keuntungan dariku. Apa itu benar?
Aom Am : Karena kamu cukup bodoh sehingga aku menipumu.
Mike menunjuk wajah Aom Am… Aom Am tak tinggal diam dan menggigit jari telunjuk Mike sepersekian detik… Mike berteriak kesakitan terlebih Aom Am menendang kakinya hingga 2 kali dan memukulnya dengan tasnya. Tak hanya itu, Aom Am bahkan melemparinya dengan sebelah sepatunya.
Keesokan harinya
Paparazzi menyebarkan foto Mike saat sedang bersama dengan seorang wanita yang tak lain adalah Aom Am. Bos Mike tentu saja pusing dibuatnya, apa lagi sekarang?. Sementara itu, barang-barang pemilik baru rumah yang akan menempati rumah Aom Am sudah dibawa dan disusun. Untuk beberapa saat, Aom Am harus menyingkir dan hanya bisa memandangi dari kejauhan sampai semua pekerja pergi dan dirinya bisa menyelinap masuk ke dalam rumah di malam harinya.

Saat Aom Am menyelinap masuk dan tidur di salah satu sofa, 


Saat Aom Am tetap setia menulis naskah cerita, poor Aom Am

Beberapa hari kemudian
Aom Am berada di salah satu kamar, idenya untuk menulis naskah cerita kembali muncul. Aom Am tak menyadari langkah kaki di lantai bawah yang menandakan si pemilik rumah telah datang. Aom Am terus merangkai cerita untuk naskahnya.
Mike melangkahkan kakinya menuju halaman belakang rumah yang baru saja dibelinya. Ada danau dan rumahnya terlihat sangat asri dan terawat. Dirinya tidak salah menjatuhkan pilihan membeli rumah ini, tempat tinggal yang sangat bagus dan cocok untuk dirinya yang seharian disibukkan dengan rutinitas keartisan.
Bunyi aneh yang berasal dari dalam rumah membuatnya sedikit terganggu… ketika membuka pintu, sosok gadis berambut gelombang dan sedang berdiri di atas meja dapur sambil memegang alat masak membuatnya terkejut. Hal yang sama dirasakan gadis tersebut ketika melihatnya.
Mike : Apa yang kamu lakukan dirumahku?
Aom Am : Rumahku.
Mike : (berusaha mengejar Aom Am yang selalu menghindarinya) Ini adalah rumahku. Aku membelinya lebih dari sebulan yang lalu sekarang. Apa maksudmu ini adalah rumahmu, hah? Ada apa denganmu? Kamu adalah tipe fanclub yang menyerang rumah bintang,apa itu benar? (menunjuk Aom Am lagi)
Aom Am : (kembali berusaha menggigit telunjuk Mike namun Mike kali ini berhasil menghindar) Omong kosong! Aku sudah memberitahumu berkali kali bahwa aku buka fanclubmu. Apa kamu bermimpi? Kamu terlalu sombong.
Mike : Jika kamu buka fanclub, lalu apa? Atau kamu seseorang yang suka membayangkan sesuatu. Oh, ini rumahku. Ini pacarku. Seperti ini? Aku akan memberitahumu untuk terakhir kali, ini adalah rumahku.
Aom Am : Jangan beritahu aku kalau kakakku menjual rumah padamu.
Mike : Bagaimana aku tahu? Aku berurusan dengan agen real estate. Bagaimana aku tahu?
Mike menghubungi agen real estate yang menjual rumah milik Aom Am padanya untuk mengkonfirmasi masalah pembelian rumah dan juga surat-suratnya. Dan semua cerita yang pernah dikatakan Aom Am padanya adalah benar tapi tidak ada yang bisa dilakukannya karena rumah ini telah dibelinya dengan sah dan legal.
Aom Am menatap dari kejauhan ketika mobil Mike telah menjauh… Aom Am berusaha masuk dengan kunci miliknya, sayang Mike telah mengganti semua kunci rumah dan yang lebih parahnya memasang kode pengaman di pintu rumah. 
Aom Am hanya bisa menangis dan berteduh dari derasnya air hujan yang mengguyur di luar sana. Kemana dirinya harus pergi sekarang? 
Keesokan harinya
Mike baru saja kembali… sosok Aom Am masih berada di rumahnya dan tidur di teras depan rumahnya. Emosi Mike seketika terpancing, gadis tersebut tak mengindahkan ucapannya. Mike menyuruh Aom Am segera bangun dan pergi.
Mike : Bangun segera, Bangun! Kamu nampaknya tidak mengerti apa-apa. Keluar dari rumahku sekarang. Bangun cepat.
Aom Am mengikuti ucapan Mike namun baru beberapa langkah, Aom Am seketika pingsan dan beruntung Mike dengan cepat menangkapnya.
Mike membawa Aom Am masuk ke dalam rumah, kondisinya sangat memprihatinkan. Tubuh gadis ini sangat panas dan juga menggigil kedinginan. Tanpa memperdulikan masalah yang pernah terjadi di antara mereka, Mike merawat Aom Am dengan telaten termasuk memasakkannya bubur, menyuapinya dan mengompresnya. 
Mike memeriksa koper Aom Am dan menemukan sebuah diary. Mike memutuskan membaca salah satu halamannya dan seketika merasa sedih melihat tulisan tangan Aom Am.

3 Mei
Hari ini, langit paling mendung dalam hidupku. Ayah, dengan siapa aku akan tinggal? Dengan siapa aku akan bernyanyi? Siapa yang akan menyiapkan sepedaku? Ayah...aku tidak bisa menyanyi lagi...aku tidak tahan dengan ini lagi, Ayah.

0 comments:

Post a Comment

Fashion,Fashion Style Ttrends, hair Style, Fashion Style, Fashion Style Fashion,Fashion Style Ttrends, hair Style, Fashion Style, Fashion Style 2015