[Recap] 18 VS 29 Episode 1

Annyeonghaseyo Yeorobun^^
Dewi datang dengan sebuah recap drama korea dengan judul 18 VS 29. Drama lama memang tetapi drama ini adalah salah satu drama favorit dewi....
Yang ingin membaca reviewnya disini (drama korea 18 vs 29)
Entah kenapa dewi kok ngerasa drama korea keluaran tahun dibawah 2010 feelnya jauh lebih terasa , lebih menyentuh, lebih romantis dan lebih menggigit (pendapat pribadi chingu ya)... Abaikan


^Happy Reading^

Episode pertama dibuka dengan seorang wanita muda yang sedang mengemudikan mobil menuju sebuah tempat. Sambil mengemudikan mobil dirinya sesekali memandangi sebuah amplop berwarna coklat yang bertuliskan “surat cerai” 
dan mengingat pertengkarannya dengan seorang wanita yang dengan jujurnya mengaku menyukai suaminya. Yoo Hee Chan sama sekali tidak memperhatikan sebuah motor yang tiba-tiba melintas di depannya hingga membuatnya segera banting setir ke kiri dan akhirnya bertabrakan dengan sebuah mobil.

=flashback=  
2 orang gadis tengah tertidur dengan lelapnya. Bunyi jam alarm tak mampu membangunkan ke 2 gadis tersebut hingga akhirnya suara sang Ibu yang mampu membangunkannya. 
Hee Chan tergesa-gesa dan berlarian, dirinya sudah terlambat ke sekolah. Sarapan pagi tak diperdulikannya begitupun dengan bekal makan siangnya.
Pintu pagar sekolah sudah ditutup dan para murid yang terlambat mendapat hukuman. Hee Chan yang bersembunyi di balik pagar memilih melompati dinding belakang sekolah dan berhasil, ckckckck tidak untuk ditiru ya…. Senyum manis terkembang di wajahnya dan seketika berubah ketika melihat guru piket mendapati tindakan nakalnya.
Aksi kejar-kejaran pun terjadi. Sebenarnya Hee Chan bisa meloloskan diri andai saja tidak ada gulungan kabel mikrofon yang membuatnya terjatuh dan mencium tanah air. Hehehe “kamu” ucap Hee Chan kesal pada seorang siswa bernama Kang Sang Young/Kang Bong Man yang membuatnya dirinya tertangkap guru piket. 
Hee Chan sedang berada di ruang osis. Pandangan mengejek serta kesalnya kembali ditunjukkan ketika melihat sejumlah kado yang berserakan di atas meja yang ditujukan pada seorang siswa di sekolahnya yaitu Bong Man. Berselang beberapa menit kemudian Bong Man masuk, sama dengan Hee Chan sebelumnya, Bong Man juga merasa bosan melihat kado-kado yang ditujukan padanya. Bong Man membuka salah satu kado dan ternyata isinya adalah biskuit. Bong Man mencoba menawarkannya pada Hee Chan namun Hee Chan dengan tegas menolaknya dan akhirnya Bong Man membuangnya ke tempat sampah. Hee Chan terlihat terkejut, dirinya sebenarnya ingin tetapi gengsi donk menerima pemberian dari pria yang sangat dibencinya.
Teman Hee Chan, Lee Sun Mi meminta Hee Chan untuk mendukungnya menyatakan cinta pada Bong Man. Hee Chan heran kenapa semua orang sangat menyukai Bong Man, pria yang sangat menyebalkan bahkan sahabatnya sendiri pun sangat menyukainya. 
Hee Chan berteriak memanggil nama Bong Man.Sebuah penghapus papan tulis telah berada di tangannya dan bersiap dilemparkannya pada Bong Man, pria yang berani menolak sahabatnya dan dengan tegas mengatakan tidak menyukai sahabat Hee Chan. Namun bukannya mengenai Bong Man, penghapus papan tulis malah mengenai wajah guru piketnya. 
OMo, Hee Chan segera berlari tetapi sayang kakinya menginjak kain pel dan gagang kain pel mengenai wajahnya hingga Hee Chan pingsan. 
Hee Chan terkejut ketika mendapati dirinya berada di rumah sakit. Dan yang lebih membuatnya terkejut ketika melihat seorang ahjussi muncul di depannya.
“maaf tapi anda siapa?” Tanya Hee Chan
“kamu pura-pura tidak mengenalku”
“ini dimana?” Tanya Hee Chan lagi
“ di rumah sakit mau dimana lagi”
“tapi Ahjussi siapa?” Tanya Hee Chan untuk kesekian kalinya

=flashback end=

Bong Man mulai kesal. Mendengar berita Hee Chan kecelakaan membuatnya meninggalkan konferensi pers sekaligus pemutaran perdana filmnya. Ya, Bong Man adalah seorang actor ternama dan Hee Chan adalah istrinya. Mereka sempat bertengkar hebat. Kekesalan Bong Man semakin bertambah karena Hee Chan berpura-pura tak mengenalinya, tak mengenali Bong Man, suaminya. Dan yang lebih parahnya, Hee Chan tak mengenali adiknya sendiri Yoo Hye Won.
Pemeriksaan lebih lanjut dilakukan pada Hee Chan. Dokter mengambil kesimpulan “seperti yang kalian lihat tidak ada masalah dengan otak besarnya. Gejala ini hanya sementara atau kehilangan ingatan akan jati dirinya makanya dia mengatakan dirinya 18 tahun. Kita lihat saja perkembangan selanjutnya, dia mungkin bisa sembuh mendadak”.
Hye Won menyalahkan Bong Man. Hee Chan pasti sedang berpura-pura/bersandiwara karena melihat Bong Man. Hye Won ingin mengajak kakaknya pulang ke rumahnya namun Bong Man melarangnya karena walau bagaimanapun, Hee Chan dan Bong Man adalah suami istri dan Hee Chan adalah tanggung jawabnya.
Kang Bong Kyu, adik Bong Man mendapat kabar kecelakaan Hee Chan, kakak iparnya. Bong Kyu bergegas pergi dan meminta kepada Neneknya untuk merahasiakan berita ini kepada Kakek. Tapi, Nenek sama sekali tidak bisa menjaga rahasia dan membuat Kakek menjadi marah besar mendengarnya apalagi Hee Chan adalah cucu menantu kesayangannya.
Hee Chan hanya duduk tenang di kamarnya. Situasi yang sama sekali tidak dimengertinya membuatnya tidak bisa berbuat apa-apa. Hee Chan mengira jika tahun ini adalah tahun 1994.Tapi tunggu…. Hee Chan tiba-tiba bereaksi dan bergegas meninggalkan rumah sakit tanpa sepengetahuan Bong Man. Hee Chan ketakutan ketika mendengar Bong Man menelepon seseorang dan mengatakan “habisi saja dan kuburkan hidup-hidup”.

Hee Chan mengira jika Bong Man adalah mafia sindikat penjualan organ-organ tubuh dan dirinya adalah salah satu korbannya padahal kenyataannya Bong Man sedang berbicara dengan managernya tentang wartawan. Dan semua kata-kata yang diucapkannya adalah kata-kata yang ditujukan untuk dirinya.

Aksi kejar-kejaran pun terjadi. Bong Man mengejar Hee Chan dan para fans mengejar Bong Man. Hee Chan berhasil meloloskan diri dan bergegas menuju SMA tempatnya dulu bersekolah. Bong Man tak tinggal diam dan kembali mengejar Hee Chan begitu berhasil meloloskan diri dari para fansnya namun Bong Man harus kembali berurusan dengan fansnya ketika sampai di SMA.
Hee Chan yang bingung dan ketakutan akhirnya mendapatkan bantuan dari seorang siswa bernama Kim Noon. Kim Noon menolong Hee Chan dari kejaran Bong Man dan meminjamkan Hee Chan baju olahraganya karena Hee Chan mengatakan jika hari ini ada pelajaran olahraga. Hee Chan ikut berbaur dengan anak-anak lainnya dalam pelajaran olahraga. Poin-poin berhasil dicetaknya namun membuat beberapa orang siswa bertanya-tanya siapa Hee Chan dan kenapa dia bisa ada disini? Guru piket pun bertanya dan tidak ada seorang pun yang tahu siapa Hee Chan?
“permisi, kamu kelas berapa?” Tanya Guru piket dan masih guru piket yang sama di zaman Hee Chan SMA
“Pak guru anda kenapa? Aku Hee Chan , Yoo Hee Chan” jawab Hee Chan dan mengira guru piket sedang bercanda. Pak guru mendekatkan wajahnya dan berusaha mengenali wajah Hee Chan
“ah, yang setiap hari memanjat pagar sekolah itu kan? Tapi kenapa kamu disini?”
“Pak guru jangan bertanya-tanya lagi, bukankah aku dibawa ke rumah sakit?” Tanya Hee Chan
“Rumah sakit?”

Bong Man dan Hye Won terus mencari Hee Chan. Tak berhasil menemukan Hee Chan di sekolah, Bong Man kembali menelusuri tempat yang mungkin disinggahi Hee Chan. Bong Man semakin kalut karena Managernya terus meneleponnya memintanya untuk segera ke lokasi syuting.

Hee Chan diusir dari sekolahan dan memutuskan mendatangi rumah yang pernah ditinggali bersama adik dan Ibunya. Tidak ada siapa-siapa dan suasana rumah sudah berubah jauh. Hee Chan malah dibawa ke kantor polisi karena disangka pencuri yang memasuki rumah orang sembarangan.
Di kantor polisi Hee Chan melaporkan jika ada sindikat yang ingin mengambil organ-organ tubuhnya dan rumah yang didatanginya tadi adalah rumahnya. Beberapa menit kemudian, Bong Man dan Hye Won yang sempat melaporkan orang hilang bergegas datang begitu mendapat kabar jika orang hilang yang sempat mereka laporkan tadi sudah ditemukan. Hee Chan memberontak dan berusaha meminta pertolongan dari pak polisi ketika Hye Won dan Bong Man membawanya paksa… mana mungkin seorang actor tampan dan terkenal adalah penculik.
“lepaskan, lepaskan aku” teriak Hee Chan berusaha membuka pintu mobil disaat mobil sedang berjalan
“diam, Hee Chan, kalau tidak kita akan mengalami kecelakaan “ ucap Bong Man berusaha menenangkan sementara Hye Won berusaha berkonsetrasi menyetir
“Paman, aku mohon lepaskan aku” pinta Hee Chan
“jangan panggil aku Paman lagi, kamu lebih tua 2 bulan dariku”
“kakak, kamu ini kenapa? Kamu tidak mengenaliku dan juga kakak ipar?” Tanya Hye Won kesal
“aku tidak kenal, tolong lepaskan aku” teriak Hee Chan dan mulai menangis.
Sementara di lokasi syuting Shin Ji Young, lawan main Bong Man di beberapa acara tv dan film menghubungi Bong Man dan ingin mengetahui kabar Hee Chan. Ya, Jin Younglah yang menjadi penyebab sumber masalah ini dan Jin Young jugalah adalah wanita yang mengatakan menyukai Bong Man kepada Hee Chan.

Hee Chan, Hye Won dan Bong Man akhirnya tiba di rumah. Hee Chan masih saja memberontak dan mengatakan ingin pulang ke rumah. “Rumah yang mana? Ini adalah rumahmu” ucap Bong Man. Bong Man mulai mengungkapkan fakta mengenai siapa Hee Chan. Hee Chan jika menggosok gigi selalu duduk di atas toilet dan di bokong Hee Chan ada tahi lalat. Hee Chan tentu saja terkejut dan mau tak mau ikut masuk ke dalam rumah.
Bong Man yang sudah sangat terlambat ke lokasi syuting meminta tolong kepada Hye Won untuk menjaga Hee Chan. Disaat Bong Man pergi, Hee Chan memanfaatkan kesempatan tersebut dan berusaha kabur
“Unnie biarkan aku pergi” pinta Hee Chan pada Hye Won adiknya
“Unnie, kamulah yang kakak kenapa kamu malah memanggilku kakak” keluh Hye Won
“ah coba lihat ini” tambah Hye Won dan menunjukkan tanda lahirnya pada Hee Chan, tanda lahir yang hanya diketahui Hee Chan dan tentu saja Ibu mereka.
“sama dengan Hye Won” ucap Hee Chan
“bukan sama, tapi ini memang aku. Aku lahir tanggal 03 Mei 1981, Yoo Hye Won, adik Yoo Hee Chan” teriak Hye Won mulai stress dan bahkan hampir gila. Hye Won semakin pusing ketika Hee Chan menanyakan dimana Ibu mereka. Hye Won akhirnya berbohong dengan mengatakan jika Ibu mereka sedang berada di Amerika dan menjelaskan jika rumah yang sekarang mereka datangi adalah rumah Hee Chan dan Bong Man. 
“kakak sudah menikah, kakak sekarang sudah berumur 29 tahun, apa masih tidak menikah?” ucap Hye Won yang membuat Hee Chan shock terkejut. Hee Chan bergegas melihat dirinya di cermin. Wajah yang dulunya masih muda dan manis sekarang telah berubah menjadi wanita berumur 29 tahun…. Bagaimana mungkin ini bisa terjadi????

Hee Chan tertidur di sofa karena kelelahan bermain kejar-kejaran dengan adik dan suaminya. Hye Won memandangi kakaknya yang sedang tertidur dan bergumam kapan kakaknya akan kembali normal lagi….
Tiba-tiba sebuah kabar mengejutkan datang, Kakek Bong Man sedang menuju ke rumah Hee Chan dan Bong Man. Beruntung sebelum Kakek Bong Man pulang, Bong Man sudah tiba di rumah. Hee Chan yang masih berada dalam kamar mandi untuk mengganti pakaiannya menolak keluar, Hee Chan masih ketakutan jika harus bertemu Bong Man yang dianggapnya paman.

Seseorang memencet bel pintu rumah Bong Man, dia adalah Bong Kyu. Hee Chan yang baru saja keluar dari kamar mandi, tak memperdulikan Bong Kyu yang menyapanya. Bong Man mengatakan pada Bong Kyu, adiknya yang bisu, Hee Chan bahkan tidak mengenali suaminya sendiri. Bong Man masuk ke dalam kamar dan meminta Hee Chan untuk berbaring dan bergegas keluar. 
Disaat yang bersamaan, Kakek Bong Man datang. Hari ini adalah kedatangan pertama kalinya Kakek di rumah Bong Man. Jika bukan karena Hee Chan, Kakek tidak akan pernah mencoba menginjakkan kaki di rumah ini alasannya Kakek sangat tidak menyukai Bong Man, cucunya sendiri.
Sementara di dalam kamar, Hee Chan yang semula mengikuti perintah Bong Man bergegas bangun ketika melihat banyak foto dirinya yang berusia 29 tahun bersama dengan Bong Man. “mana mungkin aku menikah dengan paman itu” ucap Hee Chan masih tak percaya dan berusaha melepaskan sebuah foto yang tergantung di dinding. Sayang, seseorang tiba-tiba masuk dan memaksa Hee Chan untuk kembali berbaring. Kakek memutuskan pergi begitu melihat kondisi Hee Chan yang baik-baik saja.
Pertengkaran mulut sempat terjadi diantara Bong Man dan Kakek. Kakek menyalahkan Bong Man atas kecelakaan yang terjadi pada Hee Chan “Bong Man, terserah kamu mau jadi artis atau apa, tapi jangan pernah menyusahkan keluargamu” ucap Kakek.
Hee Chan yang mendengar Kakek menyebut Bong Man akhirnya sadar jika paman yang sedaritadi selalu mengganggunya adalah Bong Man. Hee Chan mulai memarahi Bong Man atas sikapnya yang membuat Hee Chan mendapatkan malu… Malu?? Bong Man sama sekali tidak mengerti… kesalahan yang terakhir dilakukannya adalah karena mengusir Hee Chan dari rumah. Hee Chan mulai emosi dan menyalahkan Bong Man karena sudah menaruh kabel mic sembarangan sehingga dirinya jatuh, membuatnya malu di depan kakak kelas yang disukainya dan yang terakhir adalah membuat wajah Hee Chan tertimpa kain pel. 
Hee Chan bersiap-siap melakukan pembalasan pada Bong Man dan tanpa sengaja menginjak pigura foto. Hee Chan membandingkan wajah yang berada di foto dengan wajah pria yang sekarang berada di hadapannya… “aku menikah dengan Kang Bong Man? Mana mungkin”

=flashback= 
Bong Man sekali lagi menerima pernyataan cinta dari seorang gadis berkacamata. Tak jauh dari tempatnya berdiri terlihat Yoo Hee Chan tengah memandanginya dengan tatapan kesal. Bong Man sekali lagi harus menolak gadis dihadapannya walaupun dengan konsekuensi menerima lemparan penghapus papan tulis dari Hee Chan yang semakin kesal dan beruntung Bong Man bisa menghindarinya dan akhirnya mengenai wajah pak guru.
Wajah khawatir jelas tergambar di wajah Bong Man. Bong Man berlarian dengan Hee Chan digendongannya. Hee Chan pingsan akibat terkena gagang kain pel. Dengan telaten Bong Man mengobati luka di dahi Hee Chan. 
Bong Man tak menyadari Hee Chan yang ternyata telah sadar namun kembali berpura-pura pingsan. Bong Man menatap lekat ke wajah Hee Chan. Jemarinya membelai lembut wajah Hee Chan dan tanpa disadarinya wajahnya semakin dekat dengan wajah Hee Chan. Bong Man sontak terkejut saat Hee Chan membuka matanya. 

=BERSAMBUNG=

NB : Sebenarnya pengen buat sinopsis atau rekap drama korea terbaru, tapi apa mau dikata kemampuan inet dewi terbatas dan sudah banyak blog lain yang membuat sinopsis drama korea yang sedang airing....
Jongmal Mianhae jika gambarnya rada buram, soalnya dvd yang dewi punya edisi Pahe.... hehehehe

Untuk Recap Drama Korea New Tales Of Gisaeng dewi tetap lanjutin kok, kemarin baru saja posting episode 14.....
Kamsahamnida^O^

0 comments:

Post a Comment

Fashion,Fashion Style Ttrends, hair Style, Fashion Style, Fashion Style Fashion,Fashion Style Ttrends, hair Style, Fashion Style, Fashion Style 2015