Thursday, November 20, 2014

[Recap] Full House Versi Thailand Episode 20 (END)


=EPISODE 20=
Cinta akan menemukan jalannya kembali


Aom Am merasa sangat optimis bisa bertemu dengan Mike… untuk saat ini, kursi disampingnya memang kosong tapi ketika kembali ke Thailand nanti, Aom Am akan memastikan kursi tersebut diisi oleh seseorang. Ya, Aom Am akan melakukannya, menemukan Mike dan membawanya kembali ke sisinya. Perjalanan kisah mereka harus memiliki akhir bukan? Dan harapan Aom Am, semuanya berakhir dengan happy ending.

Sepeninggal Aom Am dan Mike, Guy dan Min mulai menata hati mereka kembali. Semua memang terasa sulit namun tidak ada yang tak mungkin jika belum mencobanya. Sebagai awal baru, Min memutuskan membuka usaha baru di bidang kuliner. Makanan yang dipilihnya adalah sandwich… Min bahkan meminta Guy untuk mencicipinya terlebih dahulu, mengingat Guy adalah pecinta makanan yang satu ini. Saat Guy bertanya apa Min sudah memiliki nama untuk tokonya nanti, Min seketika menjawab sambil tertawa menggoda “pasangan jiwa pria sibuk”.
Aom Am memulai perjalanannya. Dimulai dari mendatangi lokasi hotel tempat dirinya dan Mike pernah menginap dulu, rumah penginapan Korea hingga jalan yang pernah dilaluinya bersama Mike. Sayang dari 3 tempat yang didatanginya, tak ada satupun jejak Mike. Yang tersisa hanyalah lukisan seorang pria yang digambar Mike untuk melengkapi lukisan yang pernah dibuat Aom Am dulu. 
Aom Am kembali berjalan, menyurusuri setiap tempat yang dilaluinya bersama Mike… rasanya baru kemarin dirinya dan Mike datang berkunjung dan sekarang dirinya kembali berada di tempat yang sama.

♫ได้แต่ทำร้าย คนที่บอกว่ารักเราหมดใจ
Dai dtae tum rai kon tee bauk wah ruk rao mot jai
Aku tlah menyakiti seseorang yang mengatakan dia mencintaiku sepenuh hati♫
♫ก็ฉันมันโง่เอง จนไม่มีเธอแล้ว เลยทำให้ฉันเข้าใจ
Gor chun mun ngoh eng jon mai mee tur laeo loey tum hai chun kao jai
Aku merasa bodoh ketika kau tak lagi disisiku, ini membuat aku mengerti♫
♫ว่าความเหงาเป็นเช่นไร
Wah kwahm ngao bpen chen rai
Bagaimana rasanya kesepian♫

♫I Miss You Baby I Need You Baby
I miss you, baby, I need you, baby♫
♫อยากขอให้เธอรู้และจำเอาไว้ว่าฉันยังอยู่ (คิดถึงเธอ)
Yahk kor hai tur roo lae jum ao wai wah chun yung yoo (kit teung tur)
Aku ingin kau tahu bahwa aku masih disini (merindukanmu) ♫
♫และไม่เคยไปไหน ยังคงรักเพียงเธอคนนี้ตลอดไป
Lae mai koey bpai nai yung kong ruk piang tur kon nee dtalaut bpai
Dan aku tidak akan pergi kemanapun, aku hanya akan mencintaimu selamanya♫
♫ (*) เธอยังคงคิดถึงกันหรือเปล่า เธอยังมีใจบ้างหรือเปล่า
Tur yung kong kit teung gun reu bplao tur yung mee jai bahng reu bplao
Apa kau masih merindukanku? Apa kau masih punya perasaan kepadaku? ♫
♫หรือความจริง เวลาของสองเราหมดแล้ว
Reu kwahm jing welah kaung saung rao mot laeo
Atau kenyataan bahwa waktu kita telah berakhir? ♫
♫เรายังคงมีกันใช่หรือเปล่า ใจเธอมีฉันอยู่หรือเปล่า
Rao yung kong mee gun chai reu bplao jai tur mee chun yoo reu bplao
Apa kita masih saling memiliki? Apa hatimu masih memilikiku? ♫
♫เพราะอะไร ทำไมถึงลงเอยกันแบบนี้
Pror arai tummai teung long oey gun baep nee
Karena apa? Mengapa ini berakhir begitu saja? ♫
♫อยากให้เรา กลับมาเป็นคนที่รักดังเดิม
Yahk hai rao glup mah bpen kon tee ruk dung derm
Aku ingin kita kembali bersama♫
♫และจะไม่ทำให้เธอเจ็บปวด
Lae ja mai tum hai tur jep bpuat
Dan aku tidak akan menyakitimu♫

♫ให้ฉันได้เป็นผู้ชายที่จะ รักเธอ
Hai chun dai bpen poo chai tee ja ruk tur
Biarkan aku menjadi satu-satunya pria yang mencintaimu♫

♫ไม่เคยเลยจะคิด จะมีวันที่ต้องจาก
Mai koey loey ja kit ja mee wun tee dtaung jahk
Aku tidak pernah membayangkan bahwa ada hari dimana kita akan dipisahkan♫
♫จากเธอนั้นไปแสนไกล
Jahk tur nun bpai saen glai
Bahwa aku akan berjauhan denganmu♫

♫I Miss You Baby I Need You Baby
I miss you, baby, I need you, baby♫
♫อยากขอให้เธอรู้และจำเอาไว้ว่าฉันยังอยู่ ยังคิดถึงเธอ
Yahk kor hai tur roo lae jum ao wai wah chun yung yoo yung kit teung tur
Aku ingin kau tahu bahwa aku masih disini memikirkanmu♫
♫ไม่เคยไปไหน และจะรักเพียงเธอ อย่างนี้ตลอดไป
Mai koey bpai nai lae ja ruk piang tur yahng nee dtalaut bpai
Aku tak akan pergi kemanapun, dan aku hanya akan mencintaimu selamanya♫

(*)

♫ขอเธอ กลับมาตรงนี้ที่เรารักกัน ต่อให้นานฉันก็จะรอ
Kor tur glup mah dtrong nee tee rao ruk gun dtor hai nahn chun gor ja ror
Kumohon, kembalilah di mana kita saling mencinta, walaupun untuk waktu yang lama, aku akan menunggu♫
♫รอแค่เพียงเธอ อยู่ตรงนี้ ไม่ไปไหน
Ror kae piang tur yoo dtrong nee mai bpai nai
Aku hanya akan menunggumu, disini, tak akan pergi kemanapun♫

(*)

♫ อยากเป็นผู้ชายคนนั้นที่อยู่ ข้างเธอ
Yahk bpen poo chai kon nun tee yoo kahng tur
Aku ingin menjadi satu-satunya pria yang mencintaimu.. ♫

Sumber lyric : http://sawasdeemusic.blogspot.com/2014/07/mike-d-angelo-hai-chun-dai-bpen-poo.html

Tempat terakhir yang dikunjungi Aom Am untuk hari ini adalah Namsan Tower. Jika hari ini dirinya tidak bisa menemukan Mike, besok Aom Am akan kembali mencobanya. Jika besok masih tidak ada hasil, esok dan esoknya Aom Am akan terus mencobanya. Tidak ada kata menyerah dalam hidupnya… baginya cinta harus diperjuangkan. 
Aom Am menatap nanar pada gembok cinta miliknya dan milik Mike. Air mata kembali membasahi pipinya… sebuah pertanyaan terbersit di batinnya… Akankah mitos gembok cinta berlaku pada dirinya seperti pasangan lainnya? Akankah dirinya dan Mike bisa kembali bersama dan tak akan terpisahkan seperti gembok cinta yang saling berkaitan dihadapannya ini? 
“apa kamu datang untuk membuka kuncinya?” ucap sebuah suara tiba-tiba dan berhasil membuyarkan lamunan Aom Am. Aom Am berbalik seketika, menatap pria yang berdiri di hadapannya selama beberapa detik dan berlari memeluknya. Air mata semakin deras membasahi wajahnya, akhirnya dirinya berhasil menemukan Mike.
“Apa kamu gila? Dimana saja kamu? Kenapa kamu suka membuat orang lain khawatir? Apa yang kamu pikirkan?” tanya Aom Am saat melepaskan diri dari Mike
“Memikirkan kamu” jawab Mike singkat dan menarik Aom Am dalam pelukannya, melepaskan segala kerinduan yang selama ini dipendamnya.
Aom Am kembali melepaskan diri dari pelukan Mike dan buru-buru menghapus air mata dari pipinya. “Beri aku kuncinya” ucap Aom Am dan mengulurkan telapak tangannya ke arah Mike. Mike tentu saja terkejut saat mendengar ucapan Aom Am. Mike bahkan terlihat ragu untuk memberikannya namun ketika melihat ekspresi Aom Am yang sangat serius, mau tak mau Mike menyetujui permintaan Aom Am. Aom Am berjalan kembali menuju gembok cinta miliknya dan juga Mike. Aom Am bersiap-siap untuk membukanya namun tiba-tiba dalam hitungan detik, hal tersebut segera diurungkannya… Aom Am justru melempar kunci gembok ke luar gedung dan berbalik ke arah Mike dan memeluknya erat.
“Berhentilah menjadi dramatis, super star boy” ucap Aom Am senang karena bisa mengerjai Mike
“Kamu ingin menggodaku seperti ini, bukan?” tanya Mike
“Bagaimana? Apa aku pintar berakting?” tanya Aom Am lagi
“Ya, kenapa kamu tidak menjadi aktris?” saran Mike dan ikut tertawa. Aom Am benar-benar membuat jantungnya hampir copot
“Aku bisa menjadi aktris sekarang” ucap Aom Am
“Ya, kamu kelihatan seperti mereka” tambah Mike. 
Keesokan harinya
Aom Am dan Mike kembali berjalan-jalan mengelilingi kota Seoul. Menikmati kebersamaan mereka dan bulan madu mereka yang sesungguhnya, dimana tak ada lagi kepura-puraan dan yang ada hanyalah ketulusan. 

Aom Am dan Mike saat ini berada di pantai, mereka berjalan di sepanjang bibir pantai menikmati bunyi desiran ombak dan juga angin pantai yang menusuk hingga ke tulang.
“Apa yang kamu lihat? Kenapa kamu terus melihatku?” tanya Aom Am ketika dirinya dan Mike memutuskan duduk di pasir dan bermain kembang api
“Kamu tidak tahu ketika aku duduk disini... berapa kali aku memikirkan kamu disini bersamaku. Tapi sekarang…Kamu benar-benar ada disini. Ini seperti mimpi” jawab Mike tersenyum dan menatap Aom Am lekat
“Apa ini cukup sungguhan?” tanya Aom Am dan mencubit pipi Mike seolah ingin meyakinkannya jika hal yang terjadi pada mereka sekarang adalah kenyataan.

Mike dan Aom Am menghabiskan malam mereka dengan tidur bersama di sebuah van. Saat ke Korea dulu, Aom Am sangat ingin menginap di van kemping tersebut dan hal tersebut baru bisa diwujudkan mereka saat ini. Aom Am menatap Mike yang masih tertidur dengan pulasnya. Puas memandangi Mike, Aom Am memutuskan bangun dari tidurnya dan duduk tepat disamping Mike. Mike perlahan membuka mata, tersenyum dan memilih bangun dari tidurnya serta duduk persis di hadapan Aom Am.
“Apa kamu benar-benar mencintaiku?” tanya Aom Am membuka pembicaraan
Mike terdiam sesaat kemudian mengambil tangan Aom Am dan menggenggamnya erat dan berucap “Namaku Mike. Aku orang yang memiliki perangai buruk... mudah berubah suasana hati, egois, tidak mendengarkan siapapun... Aku dulunya berpikir kalau aku mencintai seorang wanita untuk waktu yang lama. Begitu lama sehingga aku lupa bagaimana rasanya mencintai seseorang itu. Aku bahkan tidak tahu apa itu cinta sejati sampai aku bertemu kamu. Aku juga tidak tahu. apa yang bisa membuatku menjadi diriku seperti ini ketika aku bersamamu. Atau apa yang membuatku suka mengintipmu, suka melihatmu marah, suka melihatmu tertawa. Tapi ada satu hal yang aku tidak suka... Aku tidak suka melihatmu menangis. Tapi tetap saja, aku sudah membuatmu banyak menangis, bukan? Aku tidak tahu kenapa setiap kali aku merasa seperti airmata tiba-tiba keluar... setiap kali kamu tidak mengerti aku. Aku tidak tahu kenapa, aku merasa tidak nyaman ketika aku melihatmu dengan orang lain. Tapi ada satu hal yang aku tahu pasti sekarang... (Mike mengeluarkan cincin dari kalung yang dikenakannya) Tolong nikahi aku, tanpa kontrak, tanpa peraturan, tanpa syarat... Hanya ada pria ini...yang akan selalu mencintamu. Mari kita menikah”. Aom Am menangis… setiap kata demi kata yang diucapkan Mike adalah hal yang sangat indah dan dinantikan setiap wanita di dunia ini. Ini adalah proses lamaran terindah dan teromantis yang pernah dilihatnya dan bahkan dirinya sendiri yang mengalaminya secara langsung. Wanita mana yang akan menolak jika seorang pria yang sangat dicintai mengatakan “will you marry me?” . Dan tentu saja hanya Jawaban I do atau anggukan singkat yang akan mewakili jawaban propose.
“Sebenarnya, kita belum pernah bercerai” ucap Aom Am tiba-tiba
“Hah?” ucap Mike terkejut dan tertawa. Ucapan Aom Am benar, mereka belum pernah bercerai sebelumnya. Walaupun pernikahan mereka adalah kontrak tetapi semuanya sah di mata hukum dan agama. 
Thailand
Mike dan Aom Am kembali ke Thailand. Sikap manja dan pemalas Mike sama sekali tidak berubah. Saat pintu bel berbunyi, Mike terlihat ogah-ogahan membukanya bahkan ketika Aom Am memintanya. Harus ada bujukan dan tarikan hingga akhirnya sang pangeran romantis kita baru melakukannya. Tamu special rupanya yang datang, mereka adalah Ayah, Ibu dan Nenek Mike. Tujuan kedatangan mereka adalah untuk bertemu Mike dan juga Aom Am. Tawa canda, kegembiraan berbaur menjadi satu. Setelah sekian lama, Mike dan Aom Am kembali merasakan kehangatan keluarga.
Min resmi membuka toko “pasangan jiwa pria sibuk” dan yang menjadi pelanggan tetapnya adalah Guy. 
Mike dan Aom Am sesekali membantu menjaga anak Oum dan juga Pao. 

Pesta peringatan pernikahan Mike dan Aom Am digelar. Seluruh keluarga, sahabat berkumpul di Full House tak terkecuali Min dan juga Guy. 
“Dalam 50 tahun berikutnya akan seperti apa kita?” tanya Aom Am pada ke dua sahabatnya dan juga suaminya. Mereka saat ini tengah memandangi langit malam.
“Dalam 50 tahun berikutnya? Aku rasa aku akan punya cabang sandwichku di seluruh Negara” jawab Min senang
“Aku tidak bisa pergi mencicipi mereka semua” keluh Guy
“Kamu harus datang, itu tugasmu” ucap Min membujuk dan diiringi tawa dari ke tiga sahabat disampingnya
“Bagaimana denganmu?” tanya Aom Am pada Mike
“Aku akan menanam pohon mangga di sekitar rumah. Ketika orang datang untuk mencuri mangga, aku akan menjadi hantu menghantui mereka” jawab Mike
“Itu ideku” ucap Aom Am protes
“Ya, kamu mengatakan kalau aku bisa bergabung denganmu” ucap Mike
“Peniru!” ejek Aom Am
“Bagaimana denganmu, Aom Am?” tanya Min kali ini pada si pemberi pertanyaan
“Aku? Dalam 50 tahun berikutnya... Aku tetap disini di Full House ini” jawab Aom Am
Sikap usil Mike menular ke Aom Am. Aom Am mengerjai Mike saat mereka berdua sedang berada di kamar mandi untuk menggosok gigi. Hal yang pernah dilakukan Mike yaitu mengotori kaca kamar mandi, kali ini dilakukan Aom Am.
Hari-hari Aom Am dan Mike diwarnai dengan canda tawa… tak hanya berlangsung selama 1 hari saja tetapi akan terus terjadi selama beberapa tahun ke depan, hingga maut memisahkan mereka. Perjalanan panjang mereka yang melelahkan akhirnya bermuara pada akhir yang membahagiakan. Full House yang mempertemukan mereka dan Full House jugalah yang menyatukan mereka.

Dengan banyak skandal yang keluar tak henti-hentinya... Pasangan artis penyanyi, Mike dan Aom Am akhirnya telah selamat dari semua isu-isu kontroversial. Dari cinta palsu, pernikahan palsu, perceraian palsu yang menipu kita semua. Banyak penggemar yang menangis karena mereka. Sekarang, Mike baru saja melepaskan singel baru yang menyampaikan perasaannya melalui MV-nya. Dia membuat semuanya dari awal sampai akhir sendirian. Dia menulis lirik, musik dan membuat MV sendirian. Kita bisa mengatakan bahwa tidak seorangpun yang belum melihatnya karena lagu yang dia tulis kali ini... adalah untuk mengakui cintanya dan berdamai dengan Aom Am atau bisa kita katakan, dia meminta kembali bersama-sama. Dan super star telah berhasil. Lagu ini mendapatkan download tertinggi dan memuncaki semua tangga lagu. Kembalinya dia kali ini bisa disebut... "Beruntung dalam Permainan dan Beruntung dalam Cinta". Selain sukses dalam kerja, Mike juga mengundang Aom Am untuk bernyanyi dengannya untuk memanggil rating yang bahkan lebih tinggi. Tidak hanya itu, Aom Am sekarang menjadi penulis naskah baru yang sedang naik daun. Saat dia menulis naskah film untuk film dimana pahlawan sejatinya, Mike berperan sebagai aktor utama. Kembali dari pasangan paling panas tahun ini lebih manis dari sebelumnya.

FULL HOUSE
FULL OF LOVE



=THE END=

Wednesday, October 15, 2014

[Recap Singkat] Full House Versi Thailand Episode 19


=EPISODE 19=
Kamu adalah hal terbaik, aku merindukanmu



Hujan turun dengan derasnya… seorang gadis memilih berdiam diri di pinggir danau tepat di belakang rumahnya. Rumah yang sangat disayanginya dan diberinya nama Full House akhirnya kembali menjadi miliknya. Kehidupannya juga kembali seperti semula, seperti 6 bulan yang lalu, saat dirinya belum mengenal sosok seorang pria angkuh, sombong, egois dan keras kepala bernama Mike. Tapi, anehnya bukannya bahagia gadis tersebut justru merasa ada yang hilang. Hidupnya terasa menjadi hampa bahkan jauh lebih hampa dibandingkan saat ditinggal oleh Ayahnya. 
Semua kenangan yang pernah dilewatinya bersama dengan Mike kembali diingatnya. Terasa sangat indah meskipun seringkali diwarnai pertengkaran dan tingkah usil Mike kepada dirinya.

Beberapa minggu berikutnya
Aom Am terkejut ketika melihat sopir keluarga Mike datang dan meminta dirinya untuk ikut bersama. Aom Am menyanggupinya dan saat bertemu dengan Nenek dan Ibu Mike, Aom Am segera memberi salam. 
“Kamu terlihat sedikit kurusan” ucap Nenek Mike terlihat khawatir
“Nenek, kamu baik-baik saja?” tanya Aom Am namun Nenek tidak menjawab pertanyaan Aom Am dan malah membahas Mike
“Beberapa hari yang lalu, Mike menelepon” jawab Nenek
“Sungguh?” tanya Aom Am tak percaya
“Kamu tidak tahu mengenai itu?” tanya Nenek dan jawaban yang didapatnya, Aom Am hanya menggeleng singkat.
“Dia tidak akan memberitahu siapapun dimana ia berada. Dia hanya menelepon untuk mengatakan dia baik-baik saja dan tak perlu khawatir. Mike orang yang sulit dipahami, tapi jika kamu memahaminya, dia akan mudah dipahami selamanya” ucap Ibu Mike menjelaskan
“Saat kamu ada waktu luang, temui aku, oke? Jangan menghilang selamanya” pesan Nenek
“Aku bisa mengunjungimu? Apa Nenek tidak marah padaku?” tanya Aom Am merasa senang
“Kamu sedang duduk disini manis, bagaimana aku bisa melarangmu untuk datang?” jawab Nenek sedikit ketus
“Nenek itu, siapapun yang dia sayangi, dia akan menyayanginya selamanya. Mau kamu bagian dari keluarga ini atau bukan, Nenek sudah terlanjur menyayangimu. Mulai dari sekarang, apapun yang kamu putuskan, kami ingin kamu tahu bahwa kami mencintaimu seperti biasa” tambah Ibu Mike
“Terima kasih, Nenek. Aku berjanji mulai dari sekarang aku akan mengunjungimu setiap minggu” ucap Aom Am dan memeluk Nenek erat
“Nenek kesepian, dia mungkin ingin pergi menari tapi dia tidak memiliki teman” ucap Ibu Mike
“Jika begitu, haruskah kita pergi hari ini? Tapi Ibu harus ikut kami, oke?” ajak Aom Am
Aom Am, Nenek dan Ibu Mike berdansa dengan lincahnya. Sayang kesenangan dan kebahagiaan tersebut sedikit terganggu ketika Aom Am menerima telepon dari Pao. Pao mengabarkan jika dirinya sedang berada di rumah sakit karena Oum mengalami kontraksi dan akan melahirkan. Aom Am tentu saja terkejut sekaligus diliputi rasa senang… Aom Am segera mengajak Nenek dan Ibu Mike untuk bersama-sama ke rumah sakit.
Kegelisahan, rasa cemas bercampur menjadi satu. Ke empat sosok orang dewasa sedang was-was menanti kelahiran seorang bayi mungil yang akan segera hadir diantara mereka. Dan saat si kecil telah terlahir ke dunia, raut wajah gembira seketika terlihat di wajah Aom Am, Nenek beserta Ibu Mike… dan tentu saja Pao selaku suami Oum yang telah memiliki gelar baru, Ayah.
Aom Am kembali terkejut begitu melihat sosok seorang pria yang tak pernah dilihatnya selama beberapa bulan terakhir ini tiba-tiba muncul di rumah sakit. Dia adalah Guy. Tapi bagaimana bisa Guy tahu jika Oum sudah melahirkan? Apa Pao yang memberitahunya? Guy menjawab tidak… Mike mengiriminya sms untuk sekedar mengabarkan jika Aom Am mungkin sedang berada di rumah sakit. Aom Am tentu saja menjadi sedikit kesal mendengarnya. Semua orang diteleponnya tetapi kenapa dirinya tidak? Diantara semua orang kenapa Mike tidak pernah meneleponnya sekalipun? Dan kenapa Mike harus memberitahu tentang keberadaan dirinya pada Guy, mereka bisa saja bertemu tanpa perantara Mike. Guy menjelaskan, selama Mike menghilang, selama itu pulalah dirinya tidak bertemu dengan Aom Am. Aom Am memilih mengurung diri dan membatasi diri dari dunia luar. Apa harus berurusan dengan script naskah, baru mereka bisa bertemu? Aom Am tertawa mendengarnya begitupun dengan Guy. Ya, selama ini Aom Am tanpa sadar menjauhkan diri dari sahabat-sahabatnya dan memilih tenggelam dalam dunia menulis tanpa ingin tahu atau memberi kabar kepada mereka.
Korea
Seorang pemuda tengah berada di salah satu sudut negeri Ginseng… mendatangi tempat-tempat yang pernah dikunjunginya beberapa bulan sebelumnya. Mencoba menggali setiap kenangan demi kenangan yang pernah dilaluinya bersama seorang gadis yang awalnya sangat dibencinya namun anehnya berhasil membuatnya jatuh cinta setengah mati. Terasa sepi memang, namun ini adalah pilihan yang sudah dibuatnya.
Kembali ke Thailand
Aom Am menemui Guy untuk menyerahkan naskah script yang selama ini dikerjakannya. Raut wajah tegang diperlihatkan Aom Am terlebih selama membaca hasil tulisannya Guy sama sekali tidak berkomentar.
“Baiklah,aku siap. Silahkan dan katakan padaku” ucap Aom Am lesu ketika Guy meletakkan naskah di atas meja
Guy terdiam sesaat dan kemudian berucap “Itu bagus…Itu benar-benar bagus. Mungkin perlu sedikit perubahan tapi aku menyukainya”
“Sungguh? Sungguh?” tanya Aom Am tak percaya
“Sungguh, selamat. Bolehkan aku membawanya ke perusahaanku untuk dibaca oleh yang lainnya? Untuk melihat apakah ada komentar lain” jawab Guy senang
“Bagus, itu akan bagus” ucap Aom Am tertawa bahagia
“Aku akan mengurusnya untukmu. Jika begitu, haruskah kita merayakannya?” tanya Guy
Malam harinya
Aom Am dan Guy makan malam bersama… di sela-sela perayaan hari bahagia Aom Am, seseorang tiba-tiba muncul dan menyapa mereka. Dia adalah Min yang memiliki janji bersama temannya di tempat yang sama. Guy mengajak Min bergabung bersama merayakan keberhasilan Aom Am dalam menulis naskah. Sayang Min menolaknya halus dan memilih bergabung dengan teman-temannya, takut jika nantinya akan menggangu acara antara Guy dan Aom Am. Dan sesaat sebelum pergi, Min sempat berucap “Jika Mike menelepon malam ini, aku akan memberitahunya kabar gembira ini”.
Aom Am kembali termenung di kamarnya… mengingat kembali ucapan Min beberapa jam yang lalu dan juga ucapan Mike saat dirinya mengungkapkan perasaannya yang sesungguhnya pada Mike. 
Tapi itu tidak mungkin…Karena aku telah memutuskan kalau aku akan melakukan seperti yang telah dijanjikan dengan Min

Izinkan aku menjadi pria yang mencintaimu...
Banyak hal terjadi dalam hidup kita yang dilupakan
Penyebab begitu sederhana dan kita berpikir itu tidak penting
Tetapi semua hal sederhana akan mengingatkan siapa diri kita

♫Kamu selalu bersamaku, menjagaku♫
♫Kamu tidak tahu, dukunganmu sangat penting bagiku♫
♫Kamu adalah hal terbaik♫
♫ I Miss U Baby ♫
♫ I Need You Baby ♫
♫ Aku harap kamu tahu ♫
♫ Dan ingatlah, aku akan selalu disini♫
♫ Tidak akan pergi kemana pun ♫
♫Kenyataannya, waktu kita benar-benar sudah berakhir ♫
♫ Why it's end up like this ♫
♫ I wish us
♫ back together as a lover ♫
♫ back together as a lover ♫
♫Ia mengisi duniaku dengan suara lain selain musik♫
♫Ia membuatku tertawa dan menangis dalam waktu yang bersamaan♫
♫ Yang terpenting adalah... ♫
♫ia telah membuatku mengatakan "maaf" lebih dari 100 kali♫
♫Ia membuatku hiduku lebih berwarna dan menarik♫
♫ Lebih menarik♫
♫Ia membuatku bahagia♫
Selama berada di Korea, Mike menciptakan sebuah lagu. Lagu yang mewakili perasaannya dan hal yang dirasakannya… tak hanya lagu, Mike bahkan membuatkannya MV yang berlatar belakang semua tempat yang pernah dikunjunginya bersama Aom Am. Tak disangka, karya Mike mendapat apresiasi dari para fansnya di Thailand dan di seluruh dunia. Mereka sangat senang melihat idola mereka akhirnya kembali bangkit dan menelurkan sebuah lagu baru.
Aom Am mengunjungi Oum untuk melihat keponakannya. Aom Am bahkan datang tidak dengan tangan kosong, Aom Am membelikan sebuah gelang kaki emas. Oum penasaran bagaimana Aom Am bisa mendapatkannya, apa Aom Am memenangkan lotere? Aom Am tertawa dan menjawab dengan senang sekaligus bangga jika naskahnya dibeli perusahaan Guy. Oum tentu saja senang mendengarnya dan kembali berucap jika Guy memberi perlakuan istimewa kepada Aom Am namun Aom Am menolak pernyataan Oum… Oum tiba-tiba bertanya bagaimana dengan Mike? 
Aom Am terdiam sesaat dan menjawab jika Mike menghubungi semua orang terkecuali dirinya. Mike bahkan tahu saat Oum melahirkan. Oum dan Aom Am segera melemparkan tatapan tajam pada Pao yang baru saja selesai mencuci baju. Pao pasti tahu semuanya… Pao dengan terbata-bata menjelaskan jika dirinya memang masih menjalin komunikasi dengan Mike tetapi cuma sekedar berbagi kabar. Mike sama sekali tidak pernah menjawab setiap kali Pao melemparkan pertanyaan padanya. Aom Am tentu saja sedih mendengarnya dan meminta kepada Pao untuk tak memberitahu Mike lagi semua hal yang terjadi padanya… tapi dasar Pao yang keras kepala atau mungkin berhutang budi dan masih menganggap Mike adalah Bosnya, Pao memberitahukan jika Aom Am berhasil menulis naskah.
Aom Am melihat lukisan dirinya… Aom Am kemudian membubukan sebuah tulisan di bawah tulisan Ayahnya
Aku berhasil menulis naskah Ayah

Dan bergumam disusul deraian air mata 
Mike, aku berhasil menulis naskah

MV yang diunggah Mike telah ditonton lebih dari 10 juta orang termasuk Min dan juga Guy.
“Saat aku melihatnya, aku senang. Senang karena ia berhasil melakukan yang ia inginkan” ucap Min saat mengunjungi Guy dan menunjukkan video Mike
“Tolong beritahu pada Mike lagu ini akan membuat ia kembali” ucap Guy
“Bagaimana aku bisa memberitahunya?” tanya Min
“Kupikir kamu pernah mengatakan bahwa...” ucap Guy bingung
“Hmm...aku...Aku telah berbohong. Mike tidak pernah menghubungiku… Mike tidak pernah menghubungiku sejak kami meninggalkan rumah sakit, tidak pernah menghubungiku sejak hari dimana dia mengatakan padaku dia memilih Aom Am. Dan dia tidak pernah menghubungi... sejak saat ia memberitahuku ia ingin melanggar janjinya padaku. Aku marah dan sangat sedih. Itu.. Aom Am hanya wanita biasa... Dia telah membuat dua pria spesialku jatuh cinta.. P'Guy, kamu mengerti, kan? P'Guy, kamu tahu? Saat aku mendengarkan lagu Mike.. Apa yang aku pikirkan? Kupikir di masa lalu, aku tidak pernah mencintai siapa pun. Aku hanya mencintai diriku sendiri, aku begitu egois” ucap Min sedih sambil menangis “Aku tidak pernah menunggu seseorang tanpa memikirkan kondisinya. Aku tidak pernah memberi siapapun sesuatu tanpa menginginkan balasannya. Aku... Aku tidak pernah tahu cara mencintai seseorang”. Guy memilih diam dan membiarkan Min melepaskan semua kesedihannya… yang bisa dilakukannya menggenggam tangan Min berusaha meyakinkan jika semuanya akan baik-baik saja.
Min memutuskan menemui Aom Am, berusaha menjelaskan kesalahpahaman yang selama ini terjadi. Menjelaskan bagaimana keegoisannya selama ini berhasil membuat sepasang insan manusia yang sedang jatuh cinta menjadi terpisah.
“Mike tidak pernah meneleponku Aom Am. Hari itu, aku hanya bercanda. Beberapa hari yang lalu aku mendengarkan lagu Mike di Youtube dan kurasa kamu harus mendengarkannya juga. Jadi aku akan tahu masa lalu itu bagaimana semuanya. Sebelum konferensi pers Mike memberitahuku dia ingin melanggar janjinya padaku. Dia ingin mencintaimu, dia tidak datang untuk meminta izin. Dia hanya ingin memberitahuku. Aku tidak ingin menyebabkan semuanya kacau dan hancur karenaku lagi. Kenyataannya adalah aku dan P'Guy tidak tahu Mike dimana tapi kupikir jika kamu mendengar lagu ini mungkin kamu tahu dimana dia. Saat kamu melihatnya, tolong katakan padanya bahwa dia harus mentraktirku makan malam karena telah melanggar janjinya padaku. Aku tidak akan mengganggumu lebih lama, aku akan pergi sekarang” ucap Min tersenyum
“Khun Min, terima kasih” ucap Aom Am dan menjabat tangan Min

Malam harinya
Aom Am memutuskan melihat mv yang dibuat Mike di youtube.

Izinkan aku menjadi pria yang mencintaimu...
Banyak hal terjadi dalam hidup kita yang dilupakan
Penyebab begitu sederhana dan kita berpikir itu tidak penting
Tetapi semua hal sederhana akan mengingatkan siapa diri kita

♫Kamu selalu bersamaku, menjagaku♫
♫Kamu tidak tahu, dukunganmu sangat penting bagiku♫
♫Kamu adalah hal terbaik♫
♫ I Miss U Baby ♫
♫ I Need You Baby ♫
♫ Aku harap kamu tahu ♫
♫ Dan ingatlah, aku akan selalu disini♫
♫ Tidak akan pergi kemana pun ♫
♫Kenyataannya, waktu kita benar-benar sudah berakhir ♫
♫ Why it's end up like this ♫
♫ I wish us
♫ back together as a lover ♫
♫ back together as a lover ♫
♫Ia mengisi duniaku dengan suara lain selain musik♫
♫Ia membuatku tertawa dan menangis dalam waktu yang bersamaan♫
♫ Yang terpenting adalah... ♫
♫ia telah membuatku mengatakan "maaf" lebih dari 100 kali♫
♫Ia membuatku hiduku lebih berwarna dan menarik♫
♫ Lebih menarik♫
♫Ia membuatku bahagia♫
♫Kamu bukan satu-satunya yang mengenalku♫
♫Kau bukan lah satu-satunya yang ingin semua detail♫
♫Aku juga ingat semua itu♫
♫Aku ingin memberi kebebasan pada hatimu♫
♫Tanpa kondisi apapun♫


Air mata perlahan menetes di wajah Aom Am. Setiap detik demi detik video yang terputar dihadapannya membuatnya tak sanggup menahan kesedihan dan kerinduannya kepada Mike. Min benar, begitu melihat video ini Aom Am akan mengetahui dimana selama ini Mike bersembunyi…Bagaimana perasaan Mike yang sebenarnya kepada dirinya… Bagaimana selama ini Mike sangat mencintainya dan memutuskan mengambil keputusan yang terbesar untuk meninggalkannya… Sekarang semua keputusan berada di tangan Aom Am. Apa Aom Am akan menjemput cintanya ataukah akan melepaskannya hilang begitu saja layaknya buih di lautan….
Aom Am mendatangi kantor Guy untuk membicarakan sesuatu, sayang Guy sedang dalam suasana rapat penting dan yang bisa dilakukannya hanyalah meminta Aom Am untuk menunggunya. Begitu rapat selesai, Guy hanya mendapatkan sepucuk surat yang dititipkan Aom Am padanya.

Apa kamu sedang di dalam rapat yang membuat stress? Aku kemari tadinya, aku tidak ingin membuat keributan dan ini waktunya aku untuk pergi ke bandara juga. Aku... tidak tahu bagaimana mengatakannya padamu. Tadinya kupikir jika aku meninggalkan catatan perpisahan, ini akan membuatnya lebih mudah tapi ini menjadi sulit. Aku tidak tahu bagaimana memulainya. Aku benar-benar tidak bisa memikirkan itu bahwa di masa lalu jika aku tidak memilikimu, bagaimana nasibku? Saat aku tidak memiliki solusi dalam hidupku jika aku melihat sekitar, aku akan melihatmu berdiri disana dan tersenyum seperti biasa. Terima kasih untuk semuanya dan maaf juga untuk apa yang akan kukatakan padamu akan membuatmu merasa sedih dan tidak enak. Orang terakhir di dunia ini yang tidak ingin aku buat merasa tidak enak adalah kamu, tapi aku harus pergi sekarang. Aku akan kembali untuk mengucapkan selamat tinggal secara langsung pastinya. Aku janji.
Aom Am

Aom Am berada di bandara… Aom Am tidak tahu apa keputusannya kali ini benar atau tidak, tapi satu yang pasti.. Aom Am harus mengejar dan menemukan cintanya sebelum dirinya menyesal di kemudian hari. Sebuah suara mengagetkan Aom Am… Guy telah berdiri disampingnya.
“Kurasa itu pasti di NamDaem Moon. Aku ingat peta yang ada di jalan itu. Untuk sisanya, aku benar-benar tidak tahu dimana itu. Itu pasti tempat dimana kalian berdua pernah berada. Kamu pasti mengingat semua tempat itu. Sama seperti aku mengingat Taman SunDeo. Aku bisa mengingat semuanya” ucap Guy pada Aom Am yang kembali melihat video Mike
“Khun Guy” ucap Aom Am tak enak dan mulai menangis
“Aku senang...menemuimu tepat waktu. Jam berapa kamu berangkat? Kamu bisa pergi sekarang, Dreamer. Pergi temukan hatimu kali ini dan jangan mabuk di pesawat, oke. Aku mencintaimu, meskipun jawaban yang kudapatkan akan membuatku sedih. Tapi aku tidak akan menyalahkanmu sema sekali, aku siap menjadi teman baikmu selamanya. Senang bertemu denganmu, tolong katakan pada Mike lagunya benar-benar bagus… Dia harus kembali bahkan akan lebih terkenal pastinya” tambah Guy dan menggenggam erat tangan Aom Am kemudian melepaskannya pertanda jika Guy sudah ikhlas melepaskan cintanya, melepaskan Aom Am untuk bersama dengan Mike… Sama seperti Min yang berbesar hati melepaskan Mike, kali ini Guy pun harus melakukannya. 
Di dalam pesawat
Salah satu pramugari memberikan segelas jus pada Aom Am. Pramugari yang menjadi saksi cinta Aom Am-Mike mengatakan jika Mike saat berangkat baru-baru ini duduk persis di kursi di samping Aom Am. 


=BERSAMBUNG=

Monday, October 13, 2014

[Recap Singkat] Full House Versi Thailand Episode 17-18

EPISODE 17
Kamu mencintai Aom Am kan?



Mike memutuskan pulang ke Full House…. Ada baiknya jika membiarkan Aom Am sendiri terlebih dahulu, menjernihkan pikirannya dari semua kekacauan yang terjadi. Semua yang terjadi adalah murni kesalahannya. Dirinyalah yang sudah membuat Aom Am berada dalam situasi kurang menyenangkan ini.

Keesokan harinya
Guy dan Aom Am makan dalam diam, tak ada sepatah katapun yang terucap. Guy yang biasanya sangat aktif berbicara, kali ini hanya memilih memandangi Aom Am yang memaksakan diri untuk memasukkan sesuap demi sesuap bubur ke dalam mulutnya. Tatapan Aom Am terlihat kosong, bisa terbayangkan betapa berat beban yang sedang dialami gadis berambut ikal di hadapannya.
Sementara itu
Mike kembali mengunjungi Min, sahabatnya. Dalam beberapa hari ke depan, Min akan keluar dari rumah sakit.
“Kamu mengunjungiku setiap hari ,apa tidak masalah buat Aom Am?” tanya Min membuka pembicaraan namun Mike hanya terdiam “Sebenarnya...aku bertemu dengannya beberapa kali. Aku mulai menyadari dia punya sesuatu yang bisa membuat orang lain merasa nyaman.Ada satu pertanyaan yang belum terjawab. Beberapa waktu lalu, ingat? Apa kamu mencintaiku Mike?” tanya Min lagi
Mike kembali diam untuk sesaat dan kali ini memutuskan berbicara “Apakah kamu masih penasaran, benarkah? Kenapa kamu ingin tahu sekarang?” tanya Mike balik
“Sebelum kamu bertemu Aom Am,aku tak pernah bertanya. Namun belakangan ini...aku mulai mempertanyakan itu. Apakah sudah terlambat?” tanya Min dan menatap dalam ke dalam mata Mike. Mike tidak menjawab dan Mike merasa pertanyaan tersebut sama sekali tak membutuhkan jawaban.
Mike memandangi gambar diri Aom Am. Raut kesedihan tergambar jelas di wajahnya… rasa rindu yang membuncah, penyesalan serta rasa bersalah membuat Mike ingin segera bertemu Aom Am membicarakan semua masalah yang sedang menimpa mereka. 
Kesendirian Mike sedikit terganggu dengan kehadiran seorang pria yang sangat dikenalnya. Dia adalah Pao, yang hendak meminta pekerjaan darinya… Pao merasa bersalah karena sudah menghabiskan semua uang pemberian Aom Am dan sebagai akibatnya, istri yang sangat disayanginya harus membuka jasa laundry di usia kehamilannya yang sudah mendekati hari persalinan. Mike awalnya tidak memuluskan permintaan Pao, terselip keraguan jika Pao akan membuat kesalahan seperti yang sudah-sudah… namun ketika melihat ketulusan dari ucapan dan wajah Pao, Mike akhirnya menyetujuinya. Tak hanya itu, Mike memberi gaji di muka agar Pao bisa membawa Oum ke dokter kandungan.

Guy memutuskan mengajak Aom Am berjalan-jalan untuk menghilangkan kesedihan yang sedang melandanya… sejenak melepaskan diri dari penatnya kehidupan kota menuju pesisir pantai yang terasa sangat damai dan tentu saja tenang.
“Kedepannya, apa kamu sudah memikirkan apa yang akan kamu lakukan?” tanya Guy membuka pembicaraan
“Aku akan coba menyelesaikan menulis scenario jika kamu masih ingin mengajariku” jawab Aom Am singkat
“Tentu saja, tidak masalah”
“Dan aku akan mencoba untuk melupakan segalanya, melupakan bahwa aku mengenalnya,melupakan semua yang terjadi antara dia dan aku” lanjut Aom Am
“Apakah menurutmu akan lama?” tanya Guy serius
“Aku tidak tahu” jawab Aom Am bingung
“Kenapa? Aku ingin tahu berapa lama waktuku untuk menunggu. Tapi sebenarnya betapapun lamanya, aku bisa menunggu. Aku hanya ingin kamu tahu…. Maafkan aku. Aku tidak menekanmu, aku hanya ingin kamu tahu secara langsung bagaimana perasaanku. Kapanpun kamu bisa melupakannya dan ingin memulai kembali dengan seseorang. Aku ingin kamu melihatku, sebagai orang pertama. Kamu bisa mengambil waktu dulu, kamu tidak perlu menjawabnya sekarang… Buat dirimu nyaman” jelas Guy meyakinkan dan berhasil membuat Aom Am tersenyum meskipun terlihat dipaksakan.
Hal yang bisa dilakukan Mike hanyalah menunggu…. Menunggu kapan Aom Am, istri yang sangat dicintainya akan pulang ke rumah. Meskipun hal tersebut sia-sia dan terasa sangat mustahil, entah kenapa Mike tetap memilih melakukannya.
Keesokan harinya
Mike sedikit terkejut melihat Pao sudah berdiri di depan pintu rumahnya..Ah, karena masalah yang datang silih berganti membuat Mike melupakan hal yang terjadi dengan mereka kemarin. Mike lupa jika Pao mulai hari ini bekerja untuknya. Sebagai tugas pertama Pao, Mike meminta Pao menjadi supirnya dan mengantarnya ke rumah sakit.
“Terima kasih sudah menemaniku” ucap Min senang pada Mike ketika diberitahu dokter sore ini dirinya sudah bisa pulang
“Aku telah berjanji akan melakukannya” ucap Mike
“Yang kamu lakukan ini karena janji?” tanya Min kesal
“Supaya kamu tidak menuduhku ingkar janji lagi. Sore ini, aku akan datang menjemputmu” jawab Mike namun Min malah menolaknya
“Tak usah. Jika kamu datang hanya karena takut ingkar janji, tidak usah datang. Semalam, aku bertanya padamu.. Apakah kamu mencintaiku atau tidak, kamu tidak memberiku jawaban. Hari ini aku kan bertanya lagi padamu. Kamu mencintai Aom Am kan?Jika kamu tak memberi jawaban, tidak apa-apa.. tapi setidaknya kamu tanya pada dirimu sendiri” ucap Min dengan nada yang sedikit lebih tinggi namun lagi-lagi Mike tidak menjawabnya dan memilih pergi. 
Di dalam mobil
Mike mencoba menghubungi Hp Aom Am namun tidak ada jawaban… apa yang sebenarnya terjadi dengan Aom Am? Bagaimana kondisinya sekarang? Bertanya pada Guy, tentu saja hal tersebut bisa dilakukannya namun Ego Mike yang terlalu tinggi mencegahnya untuk menelepon Guy. Kegelisahan Mike dan kediamannya membuat Pao yang sibuk menyetir menjadi bingung. Terlebih, keluar dari rumah sakit, Mike malah meminta Pao untuk mengemudi tanpa tujuan yang jelas. Wkwkwkwk, poor Pao.

Mike memutuskan ke tempat dansa dimana dirinya, Aom Am dan Neneknya pernah menghabiskan waktu bersama. Mike merindukan masa-masa dimana hanya ada canda dan tawa. Masa dimana Mike bisa leluasa menggoda Aom Am dan membuat gadis yang sering dipanggilnya pendek tersebut menjadi kesal. Salah satu pengunjung menyapa Mike. Mereka berbincang panjang lebar termasuk mengenai masa lalu pengunjung tersebut dan Nenek Mike yang tak lain adalah mantan pacarnya. 
Kakek memberi petuah untuk Mike dan sepertinya sangat berguna untuk masalah yang sedang dihadapinya saat ini. Buktinya Mike tersenyum malu saat mendengarnya  
“Saat kita menyukai seseorang yang tepat, itu seperti menemukan teman dansa yang tepat. Jangan berpikir untuk mencari orang lain. Ini, disini. Di dalam sini (hati). Jika ini mengatakan ia orang yang tepat, jangan pernah melepaskannya”.

Mike kembali ke rumah sakit untuk memenuhi janjinya menjemput Min… dan saat tiba di kamar, Mike mendapati Min telah bersiap-siap.Ekspresi kesal seketika didapatkan Mike begitupun dengan luapan emosi dari Min
“Setelah hari ini, apa yang akan terjadi? Kamu berjanji untuk kembali merawatku. Jadi kamu meninggalkanku dan kembali seperti ini? Katakan dengan jujur, kenapa kamu menikah dengan Aom Am?”tanya Min ketus
“Min, ada sesuatu yang...” ucap Mike berusaha menjelaskan namun
“Hentikan, Mike! Tak bisakah kamu mengatakan itu?” tantang Min
“Apakah kamu ingin aku untuk benar-benar mengatakannya? Apa kamu sangat ingin mendengarnya? Baik... Aku tidak mencintainya jika begitu. Tapi sekarang.. aku tak bisa mencintainya karena janji bodoh yang kulakukan untukmu!” jawab Mike berusaha menahan emosinya
“Bagus! Senang akhirnya kamu mengatakan itu padaku seperti ini. Biar aku mengatakan ini… Aku tak perduli, siapa yang kamu cintai atau bagaimana. Hanya saja jangan pernah melanggar janji yang kamu sudah katakan padaku!” jelas Min dengan mata berkaca-kaca dan berlalu pergi meninggalkan kamar tempatnya dirawat. Mike berusaha menghentikannya namun Min menghempaskan tangan Mike dan kembali berjalan
“Min, Tunggu! Aku menyuruhmu untuk menunggu, kamu dengar?” panggil Mike dan kembali berusaha menahan Min… tetapi, tindakan Mike sepertinya menjadi bumerang untuknya. Hari ini sepertinya bukan hari keberuntungan Mike. Aksinya menjemput Min menjadi santapan lezat para pencari berita yang ingin mencaritahu hubungan apa sebenarnya yang terjalin antara Mike-Min dan juga Aom Am-Guy. Paparazzi sangat penasaran dengan kerumitan hubungan pasangan Aom Am-Mike. Rumor yang terdengar akhir-akhir ini sepertinya sudah terbukti. Aom Am-Mike bukan pasangan sesungguhnya dan mereka sudah menipu public. Mereka terlihat sangat romantis di depan umum namun di belakang mereka diam-diam menjalin hubungan dengan orang lain. 
Imbas dari semua masalah ini tentu saja Aom Am. Aom Am adalah pihak yang paling dirugikan dari hubungan yang tak jelas antara Mike-Min. Aom Am yang awalnya memutuskan untuk menginap di rumah Pao-Oum, akhirnya memilih untuk kembali ke Full House menuruti saran Guy.
Full House
Bunyi pintu yang terbuka menandakan sang pemilik rumah telah kembali. Senyum dan rasa bahagia berusaha disembunyikannya saat melihat wanita yang sangat dicintainya dan dinantikannya selama beberapa hari terakhir ini akhirnya kembali.
“Tinggalah beberapa hari disini, jangan pergi kemana pun. Aku akan memberitahumu lagi apa yang harus dilakukan selanjutnya. Aku senang...kamu datang kembali” ucap Mike canggung. 

Keesokan harinya
Aom Am sedikit terkejut melihat Pao sudah berada di rumahnya padahal hari masih sangat pagi. Pao dengan semangat 45 menjelaskan jika dirinya bekerja untuk Mike… dan Aom Am tidak perlu lagi mengkhawatirkan mengenai dirinya dan juga Oum. Mulai sekarang Pao akan menjadi suami dan calon ayah yang akan bertanggung jawab untuk keluarganya nanti.
Mike dan Aom Am hanya saling mendiamkan… tak ada kata yang terucap ataupun sapaan hangat yang biasa terdengar. Seseorang tiba-tiba muncul, membuat suasana yang sedaritadi hening menjadi sedikit tegang.
“Tolong seseorang, jelaskan padaku. Apa yang terjadi? Apa ini? Kamu hanya menonton TV dan kamu menyiram tanaman? Apa yang sedang kalian mainkan? Tidak benar? Serangkaian foto bocor. Kamu, Mintra dan Guy. Kamu tahu, banyak kontrak yang menarik diri dan es krim pasangan mengirim email padaku. Mereka ingin tahu apa yang terjadi” tanya Bos Mike, P.
“Beri aku waktu untuk memikirkannya. Dalam beberapa hari, aku mungkin akan melakukan konferensi pers” ucap Mike berusaha tenang
“Apa yang akan kamu katakan di konferensi pers Mike? Aku sendiri tidak tahu apapun. Aku bukan hanya memilikimu, aku memiliki banyak artis. Kamu merusak namaku dan aku harus mengeluarkanmu” jelas P
“Baiklah, kontrakku pun akan segera berakhir. Jika kamu ingin mengeluarkanku, silahkan lakukan saja” ucap Mike
“Sesuai dengan dirimu, tapi alasan aku kemari, aku khawatir tentangmu. Tapi jika kamu ingin melakukan konferensi pers. Katakan saja, aku akan mengaturnya” ucap P dan beranjak pergi.
Aom Am tentu saja terkejut mendengar semua ucapan P. Kenapa semuanya bisa menjadi seperti ini? Mike harus kehilangan semuanya dan bahkan terancam tak melanjutkan kontrak dengan perusahaan yang menaunginya. Apa yang harus mereka lakukan sekarang?
Mike mengajak Aom Am menemui Nenek dan Ibunya. Berita ini pasti sudah sampai di telinga keluarganya dan Mike bisa membayangkan betapa kecewanya Ibu, Nenek dan Ayahnya pada dirinya dan juga Aom Am.
“Kurasa kalian tidak bisa membodohi semua orang seperti ini” ucap Ibu Mike ketika anak dan menantunya duduk di hadapannya
“Aom Am tidak ada hubungannya dengan ini. Aku yang meminta Aom Am untuk melakukannya” jelas Mike
“Untuk apa? Kenapa kamu menjadikan perkawinan sebagai mainan seperti ini? Dan Mintra... Apa sebenarnya yang terjadi? Mike... Ibu sangat kecewa padamu” ucap Ibu Mike lagi
“Aku juga bersalah Ibu. Maafkan aku, aku sangat menginginkan rumahnya kembali. Jadi kupikir ini tidak akan apa-apa” ucap Aom Am yang sedaritadi memilih diam. Semua yang terjadi sepenuhnya bukan kesalahan Mike. Jika saja sedari awal, Aom Am tak menyetujui ide gila Mike, semua hal ini tak akan pernah terjadi.
“Bagaimana bisa itu tidak apa-apa? Kamu seorang gadis muda. Bagaimana kamu bisa tetap bersama dengan pria seperti itu?” ucap Nenek Mike kecewa. Dirinya sangat mencintai Aom Am dan bahagia Aom Am menjadi bagian dari keluarganya meskipun seringkali rasa tidak suka diperlihatkannya pada Aom Am.
“Saat kalian sudah memiliki kesimpulan, telepon dan beri tahu aku. Jangan biarkan aku dan nenek mendengarkannya dari TV” ucap Ibu Mike

Sepanjang perjalanan pulang, Mike dan Aom Am tetap saling mendiamkan. Pao yang berada diantara mereka menjadi canggung… Pao memutuskan berbicara “Kalian tidak benar-benar saling mencintai sama sekali? Sulit dipercaya. Jika aku tidak melihat sendiri dengan mataku dan berada disana, itu sulit dipercaya” ucap Pao dan memilih memutar musik untuk meramaikan suasana.
“Aom Am!Jika aku katakan sesuatu padamu, apakah kamu akan percaya padaku?” tanya Mike akhirnya
“Jika itu benar… Itu tidak bisa mengubah segalanya, benar?” tanya Aom Am namun Mike justru terdiam.



EPISODE 18
Selamat tinggal Cinta…..




Mike dan Aom Am sedikit terkejut melihat kedatangan Guy ke rumah mereka. Aom Am memilih meninggalkan Mike dan Guy, ada baiknya ke dua orang tersebut berbicara empat mata tanpa gangguannya. 
“apa kamu baik-baik saja?” tanya Guy ketika dirinya dan Mike berada di pinggir danau
Mike terdiam dan menggeleng “Cukup buruk sebenarnya. Aku mengacaukan semuanya. Aku penasaran mengapa semuanya terasa sangat sulit, aku merasa sangat lelah. Jika aku melompat ke danau ini dan bisa terbawa ke kutub utara, aku akan melakukannya sejak lama. Mengapa kamu tidak mengatakan apapun? mengapa kamu hanya terus tertawa?” tanya Mike balik ketika melihat ekspresi lawan bicaranya
“Aku kemari untuk membiarkanmu bicara, tidak apa-apa... Aku mengerti. Aku mengerti tapi kau harus membuatnya cukup jelas dan cepat, oke?” jawab Guy
Selagi membiarkan suaminya dan Guy berbicara, Aom Am memutuskan bersepeda…. Mungkin saja menelusuri jalan setapak ini akan membuat perasaannya menjadi lebih baik. Hal yang sama pun dilakukan Mike begitu Guy sahabatnya pulang. Menapaki selangkah demi selangkah mungkin akan membawanya kepada jalan keluar dari semua masalah yang dihadapinya… dan sepertinya pilihannya tidak salah. Beberapa meter di depannya, Mike bisa melihat Aom Am, istrinya. 
Lama Aom Am dan Mike saling berpandangan… hingga akhirnya Mike memutuskan melangkah menuju tempat Aom Am berada.
“Apa kamu lelah?” tanya Mike
Aom Am mengangguk lesu “Bagaimana denganmu?” tanya Aom Am balik
“Ya, tapi aku masih bisa membawamu pulang ke rumah” jawab Mike dan meminta Aom Am turun dari sepeda. Sekarang kendali sepeda ada di tangannya begitupun dengan kendali dari semua urusan yang melibatkan mereka berdua. “Aom-Am. Bagaimana jika kita pergi ke ujung dunia?” tanya Mike terlihat serius
“Ide bagus, tapi harus sebuah tempat dimana hanya ada kita berdua. Di sana, aku seorang penulis naskah terbaik. Kamu bisa menciptakan lagu yang kamu sukai. Dan... tidak akan ada orang yang menghalangi kita” jawab Aom Am sedih dan meletakkan tangan kirinya di atas pundak Mike.
Mike menarik tangan Aom Am dan menggenggamnya erat “Tidak ada Guy” ucap Mike
“tidak ada Mintra” sambung Aom Am dengan mata berkaca-kaca. Andai saja semua ucapannya tadi menjadi kenyataan? Andai saja Mike bisa menjadi miliknya tanpa ada Min dan Guy diantara mereka? Andai saja dirinya yang jauh lebih dulu bertemu dengan Mike? 

Mike : Jadi, haruskah kita pergi ke Rusia?
Aom Am : Ayo, ayo, ayo pergi ke kutub utara.
Mike : Kamu sangat kecil.Bagaimana kamu bisa bertahan di udara dingin?
Aom Am : Aku bisa.
Mike : Kamu sudah sangat pendek, jika di udara dingin, tubuhmu akan menciut menjadi 8 cm.
Aom Am : apa kamu sudah gila?
Mike : Itu bagus, aku bisa menaruhmu di sakuku kemudian kita bisa kemana pun bersama.
Aom Am : Mike... tapi tidak peduli apapun, kita harus kembali ke rumah.


Malam harinya
Aom Am memilih menghabiskan waktunya di taman belakang. Seseorang tiba-tiba menghampirinya dan memilih ikut bergabung bersamanya, menikmati malam-malam terakhir kebersamaan mereka.
“Ini aneh, benar? Aku belum pernah mencari seseorang dalam hidupku tapi aku sering mencarimu. Apa kau tahu itu?” ucap Mike
“Apa kamu benar-benar mencariku?” tanya Aom Am berusaha tertawa
“Ya, saat aku tidak bisa menemukan sesuatu” jawab Mike
“Sudah kuduga” ucap Aom Am
“Jika suatu hari aku menghilang, apa kamu akan mencariku?” tanya Mike terlihat serius
“Kamu ingin aku mencarimu? Kamu ingin melihatku lagi? Mike… Maafkan aku mengenai rumah ini.Karena rumah ini hidupmu menjadi lebih sulit” ucap Aom Am sedih
“Tidak, harusnya aku yang minta maaf karena menyeretmu dalam kekacauan ini. Tapi apa kamu tahu? Di antara semua hal buruk yang terjadi… Kamu adalah hal yang terbaik” ucap Mike dan menatap Aom Am yang mulai menangis “Bisakah kita terus seperti ini sepanjang malam?” tanya Mike pada dirinya sendiri
“Apa kamu punya sesuatu yang ingin kamu katakan padaku?” tanya Aom Am di sela-sela isak tangisnya
“Aku akan mengadakan konferensi pers,aku akan mengatakan pada mereka semuanya apa yang sebenarnya terjadi dan mengenai kisah kita. Dan aku masih belum tahu apa yang akan terjadi setelah ini? Dan akankah semuanya tetap sama atau tidak?” ucap Mike
“Semua perjanjian yang kita buat... harus ada akhirnya, bukan?” tanya Aom Am
Mike terdiam sesaat “Kamu tidak perlu mengkhawatirkan soal rumah” jawab Mike
“Bukankah ini lucu? Kamu menyeretku ke dalam masalah ini, menyuruhku untuk melakukan ini dan itu, mengatakan aku harus mengetahui tentang dirimu... harus tahu apa yang kamu suka, mengerti dirimu dalam segala hal. Tapi saat aku mengingat semua itu kamu menyuruhku untuk melupakannya seperti itu saja. Karena Mintra, bukan? Kamu membuat keputusan yang tepat... untuk memilih menepati janjimu padanya. Kita hanya harus berkomitmen hanya pada yang telah kita setujui dan itu saja” ucap Aom Am dengan deraian air mata yang semakin deras
“Aku mohon padamu, kumohon dengarkan dulu apa yang akan kukatakan…” ucap Mike berusaha menjelaskan apa yang sebenarnya dirasakannya
“Cukup, Mike. Aku tidak ingin terluka lagi” ucap Aom Am dan memilih masuk ke dalam kamarnya…. 
Kembali menangis dan menangis. Sakit, perih ketika menyadari jika dirinya tak bisa bersama dengan Mike. Hal sebaliknya pun dirasakan Mike. Pernikahan palsu yang dirancangnya justru membuatnya terjerumus dalam permainan pusaran perasaan, bukan hanya dirinya yang merasakan sakit tetapi gadis yang dicintainya pun merasakannya.
Keesokan harinya
Pao menyapa Aom Am yang sudah stand by di depan meja kerjanya… Pao mulai berkoar mengenai masalah yang sedang menimpa Aom Am dan Mike dimana semua wartawan dan fans sangat kecewa dengan sikap Mike-Aom Am. Mike dituduh menipu dan Aom Am justru dituduh sebagai tukang selingkuh dengan sahabat suaminya sendiri. Semua orang kembali menggali cerita 6 bulan lalu, saat sebelum Aom Am-Mike belum menikah, apa yang sebenarnya terjadi? Pernikahan mereka benar-benar nyata ataukah cuma rekayasa demi kepentingan perorangan? Aom Am tentu saja terkejut mendengarnya, selama ini dirinya tak mengetahui jika berita yang beredar di luar sana sampai separah ini terlebih Guy ikut disangkutpautkan dalam semua masalah. Aom Am semakin merasa bersalah terhadap Mike karena masalah yang timbul ternyata disebabkan juga oleh dirinya.

Mike memutuskan menemui ayahnya usai dari kantor agensinya. Entah kenapa Mike merasa menemui ayahnya bisa mengurangi sedikit bebannya dan memberinya jalan keluar dari segala masalah yang dihadapinya. Setidaknya bicara dari hati ke hati dengan sang Ayah adalah pilihan terbaik yang dimilikinya saat ini.
“Apa kabarmu, Nak? Bagaimana kabar Aom-Am?” tanya Ayah Mike
“Ia mungkin merasa tidak nyaman. Ayah maafkan aku” jawab Mike tulus
“ Saat sesuatu seperti ini terjadi, kamu harus minta maaf” saran Ayah
“Tapi aku tidak bisa mengatakan kebenarannya sekarang. Yang bisa kukatakan adalah... ini semua salahku” ucap Mike
“Sebelum adikmu, Mild meninggal, ia harus menderita karena perawatanku. Karena aku tidak bisa membiarkannya pergi. Aku memaksa untuk merawatnya bahkan aku tahu itu tidak akan bisa membantu apa-apa. Ia tidak bisa tertolong. Aku tidak memberitahu siapapun apa yang kupikirkan dan yang kulakukan. Pada akhirnya... semua orang berpikir aku menyakitinya. Seorang pria sejati harus meminta maaf saat ia salah. Jelaskan jika kamu membuat seseorang salah paham. Kamu harus mencoba menjelaskan. Setidaknya pada seseorang yang kau cintai… Jangan biarkan itu tidak terjawab dan terjadi hubungan yang buruk seperti kita. Kata maaf itu penting, penjelasan juga diperlukan” ucap Ayah dan Mike terlihat berpikir keras
“Maukah ia mendengarkanku?” tanya Mike
“Tapi hari ini, kamu membiarkan dirimu mendengarkanku. Aku tidak tahu bagaimana isu itu bisa terjadi dan aku tidak peduli. Itu semua masa lalu, tidak ada yang bisa kita lakukan. Mulai dari sekarang... aku hanya berharap kamu, Mike... sepenuhnya mengenal dirimu dalam melakukan apa pun yang kamu lakukan. Aku senang kau datang” jawab Ayah Mike dan merangkul pundak putranya. Siapa yang menyangka, masalah ini justru menyatukan 2 kubu yang saling bermusuhan. Menyatukan ayah dan anak yang sempat tak saling berbicara selama beberapa tahun lamanya. 
Malam harinya
Mike mendatangi tempat favoritnya. Sebuah amplop berwarna coklat berada dalam genggamannya, Mike sedaritadi terus memandanginya dan meminta Pao agar memberikan amplop tersebut begitu konferensi pers selesai kepada Aom Am. Tak hanya itu, Mike meminta Pao untuk menjaga Aom Am untuknya dan jika perlu ajak Oum untuk tinggal bersama Aom Am. Pao bingung mendengar semua perintah Mike untuknya, sepertinya akan ada kejadian kurang menyenangkan yang terjadi beberapa hari ke depan.
Aom Am menunggu Mike yang tak kunjung pulang… Mike tadi sempat berucap agar Aom Am tak usah menyiapkan makan malam untuknya. Apa ini artinya Mike tak akan pulang malam ini?
Keesokan harinya
Mike memilih mengambil keputusan terbesar dalam hidupnya… mengakui semua kesalahan yang sudah diperbuatnya di depan umum dan semoga dengan pengakuannya ini, tak akan ada lagi pihak yang tersakiti termasuk Aom Am. 
Terima kasih semuanya telah datang kemari hari ini. Pertama-tama aku ingin minta maaf kepada semua klub penggemarku telah mengecewakan mereka. Sebelum ini, aku bingung dengan situasi ini. Aku tidak membuat keputusan dengan hati-hati dan tidak fokus terhadap pekerjaanku. Semua hal yang telah terjadi adalah salahku sendiri, itu semata-mata karena kesalahanku. Aku akan mengambil kesempatan ini untuk mengatakan maaf pada Khun Guy... Khun Mintra, mereka berdua temanku. Mengenai aku dan Khun Mintra kami bukan apa-apa selain teman, kami sangat dekat. Tentang foto kami di berbagai tempat, itu normal bagi kami bertiga. Banyak reporter disini yang harusnya tahu baik mengenai itu. Pernikahan antara aku dan Khun Aom Am adalah sebuah perjanjian untuk tujuan bisnis saja. Kami tidak bermaksud membohongi siapa pun. Semuanya... semuanya direncanakan olehku. Semuanya di kasus ini benar-benar semuanya. Dan perjanjian ini telah berakhir. Yang terakhir... aku meminta kalian semua tidak membawa ini semua ke tiga orang yang aku sebutkan sebelumnya... jangan melibatkan mereka ke isu ini lagi. Dan aku ingin meminta akhiri kisah ini denganku saja.
Mike, berapa banyak yang kamu bayar pada Aom Am? Bisa kau jawab? Ini contoh yang buruk bagi yang lain. Bagaimana perasaan Aom Am dimanfaatkan seperti ini? Kamu tidak ingin berada di panggung hiburan, lagi? Apa kamu mencintai klub penggemarmu? Mike, tolong jawab... Kamu telah berbohong, benar, tolong jawab sekarang. Mike, tolong jawab kami.
Aom Am, Min dan Guy yang menyaksikan dari tempat mereka masing-masing menyesalkan semua keputusan yang diambil Mike. Dengan pernyataan resmi yang dibuat Mike, bisa dipastikan karirnya di dunia hiburan akan tamat. 
Mike hanya duduk terdiam sambil bersandar di badan mobil. Pao yang masih setia menemaninya berusaha menghiburnya.
“Jika kamu ingin pergi, kamu lebih baik pergi sekarang, bos. Kamu yakin mengenai ini semua? Jika kamu mencintai, kamu harus berjuang untuk itu. Kamu mungkin melihatku sebagai orang yang buruk... tapi jika aku kehilangan orang yang kucintai, aku akan bertarung untuk itu, Bos. Tolong pikirkan baik-baik apa yang akan dilakukan” ucap Pao
“Bagaimana jika hidup mereka lebih baik tanpa kita?” tanya Mike akhirnya berbicara “Kamu akan melakukan hal yang sama denganku” lanjutnya
“Bagaimana jika itu hanya perkiraan kita Bos? Bahwa hidup mereka lebih baik tanpa kita, bukankah itu buang-buang waktu bos?” jawab Pao
“Kamu berguna juga, kamu tahu?” ucap Mike memuji
“Tentu saja... kamu harus menyuruhku melakukan ini setiap hari” ucap Pao
Pao mengemudikan mobil… sesekali pandangannya melirik ke arah kaca spion yang memperlihatkan wajah Mike. Pao bisa melihat raut kesedihan di wajah Mike, kesedihan karena harus mengambil keputusan terberat dalam hidupnya yaitu meninggalkan Aom Am.

Aom Am berbalik seketika begitu mendengar suara pintu yang terbuka. Aom Am hanya melihat Pao, lalu dimana Mike?tanya Aom Am. Pao tidak menjawab dan hanya memberikan amplop berwarna coklat kepada Aom Am. Aom Am mengambilnya dan terlihat ragu membukanya terlebih ketika melihat ekspresi sedih Pao.

Kutebak, setelah kamu membaca surat ini, kamu akan melakukan dua hal… 1. Kamu akan menangis seperti bayi… 2. Kamu akan berteriak mengatakan bahwa aku gila, bodoh dan membenciku. Dua hal ini benar-benar berbeda. Anehnya, kedua hal ini bisa terjadi padamu. Kamu bukan satu-satunya orang yang mengenalku, kamu bukan satu-satunya orang yang mengingat semua hal-hal kecil, aku, diriku, juga bisa mengingat itu semua. Dan, aku tahu alasannya mengapa… Aku memilih melakukan sesuatu yang mungkin tidak kamu sukai dan mungkin tidak kamu mengerti. Aku ingin membebaskan hatimu sekali lagi tanpa harus terikat apapun. Rumah ini milikmu seperti sebelumnya, dokumennya ada di dalam amplop. Mulai dari sekarang, jangan tanda tangani kertas lain dengan ceroboh, mengerti, Pendek. Aku pergi karena tidak ingin melihatmu sedih atau menangis lagi. Jadilah penulis skrip, semangat!


=BERSAMBUNG=
Fashion Fashion